Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Segar Kumala Indonesia (BUAH) akan Bagikan Dividen Rp 23 Miliar dari Laba Tahun 2023

 

Emiten importir dan pedagang buah-buahan dan produk daging beku, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) sepakat membagikan dividen sebesar Rp 23 miliar, atau Rp 23 per lembar saham. Angka itu setara dengan 59% dari laba bersih tahun 2023.

“Dengan pencapaian tersebut, kami akan membagikan dividensebesar Rp 23 miliar pada tahun ini, setara 59% dari laba kami tahun 2023," ujar Direktur Utama Segar Kumala Indonesia Renny Lauren dalam Paparan Public Expose, Kamis (2/5). 

Untuk diketahui, BUAH membukukan laba bersih sebesar Rp 38,8 miliar pada tahun 2023. Raihan ini meningkat 45,7% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp 26,61 miliar.  
Raihan penjualan ini juga melebihi target yang telah ditetapkan oleh tim manajemen yaitu sebesar 30% atau Rp 33,5 miliar.

Sementara itu, BUAH juga mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 1,78 triliun atau naik 28% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1,63 triliun. 

BUAH juga mencatatkan beban pokok penjualan Rp 1,63 triliun atau naik dari posisi sama akhir 2022 sebesar Rp 1,26 triliun. Sehingga laba kotor yang tercatatkan yakni Rp 152,40 miliar di sepanjang 2023. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025