Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Segar Kumala Indonesia (BUAH) akan Bagikan Dividen Rp 23 Miliar dari Laba Tahun 2023

 

Emiten importir dan pedagang buah-buahan dan produk daging beku, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) sepakat membagikan dividen sebesar Rp 23 miliar, atau Rp 23 per lembar saham. Angka itu setara dengan 59% dari laba bersih tahun 2023.

“Dengan pencapaian tersebut, kami akan membagikan dividensebesar Rp 23 miliar pada tahun ini, setara 59% dari laba kami tahun 2023," ujar Direktur Utama Segar Kumala Indonesia Renny Lauren dalam Paparan Public Expose, Kamis (2/5). 

Untuk diketahui, BUAH membukukan laba bersih sebesar Rp 38,8 miliar pada tahun 2023. Raihan ini meningkat 45,7% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp 26,61 miliar.  
Raihan penjualan ini juga melebihi target yang telah ditetapkan oleh tim manajemen yaitu sebesar 30% atau Rp 33,5 miliar.

Sementara itu, BUAH juga mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 1,78 triliun atau naik 28% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1,63 triliun. 

BUAH juga mencatatkan beban pokok penjualan Rp 1,63 triliun atau naik dari posisi sama akhir 2022 sebesar Rp 1,26 triliun. Sehingga laba kotor yang tercatatkan yakni Rp 152,40 miliar di sepanjang 2023. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)