Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Bursa Asia Melemah, Terseret Pelemahan Wall Street

 

Bursa Asia kembali melemah pada perdagangan Kamis (30/5) pagi. Pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 turun 890,85 poin atau 2,23% ke 37.685,33, Hang Seng turun 53,23 poin atau 0,29% ke 18.423,78, Taiex turun 221,09 poin atau 1,06% ke 21.432,18.

Kospi turun 18,66 poin atau 0,70% ke 2.658,56, ASX 200 turun 40,53 poin atau 0,52% ke 7.626,10, Straits Times turun 5,24 poin atau 0,15% ke 3.317,89 dan FTSE Malaysia turun 1,15 poin atau 0,07% ke 1.604,27. 

Bursa Asia melemah, mengekor pelemahan Wall Street, imabs lemahnya penjualan treasury AS yang memperkuat kekhawatiran kenaikan yield obligasi AS.

"Pasar saham Asia akan melemah, menyusul kejatuhan Wall Street dan seiring lemahnya pasar obligasi global yang melemahkan risk appetite," kata Tony Sycamore, analis pasar IG Australia seperti dikutip Bloomberg.

Meningkatnya imbal hasil Treasury AS mendorong penguatan dolar, yang pada gilirannya memukul mata uang Asia, termasuk yen Jepang dan yuan China.

Dalam Beige Book yang dirilis The Fed menyebutkan, perekonomian AS berkembang moderat, ekonomi di sebagian besar wilayah tumbuh sejak April.

Sementara itu, Gubernur The Fed Jerome Powell dan rekan-rekannya telah menekankan perlunya lebih banyak bukti bahwa inflasi berada pada jalur menuju target 2% yang ditetapkan sebelum The Fed memangkas suku bunga acuan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini