Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Remala Abadi (DATA) Pasang Harga IPO Rp 188, Bakal Raup Dana Segar Rp 51,70 Miliar

 

Perusahaan penyedia jasa internet, PT Remala Abadi Tbk resmi menetapkan harga penawaran umum perdana alias Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 188 per saham. 

Dengan menawarkan 275 juta saham atau setara dengan 20% dari modal ditempatkan dan di tempat setor, maka calon emiten dengan kode saham DATA ini bakal memperoleh dana Rp 51,70 miliar. 

Periode penawaran umum sudah dimulai hingga 3 Mei 2024. Untuk melancarkan aksinya, Remala Abadi menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek. 

Rencananya sekitar Rp 19,97 miliar dari dana perolehan IPO bakal digunakan untuk mengambil alih saham atau mengakuisisi PT Fiber Media Indonesia sebanyak 850 saham, yang setara dengan 85% kepemilikan saham. 

Sebesar Rp 26,88 miliar akan digunakan untuk pembelian aset, berupa DWDM (Dense Wavelength-Division Multiplexing, tiang jaringan fiber optic, kabel optik dan membeli tanah dan bangunan. 

Kemudian sisa dana dari gelaran IPO ini akan digunakan oleh Remala Abadi untuk modal kerja. Terutama untuk biaya pemasaran dan promosi jasa dan layanan yang dimiliki DATA. 

Jika tidak ada aral melintang, DATA akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Mei 2024. Sementara itu, saham akan didistribusikan secara elektronik pada 6 Mei 2024. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini