Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

WH-Project Rekomendasikan Buy: TPIA, BBNI, HMSP, dan NCKL Untuk Senin (20/5)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,97% dan naik 70,542 poin ke level 7.317,238 pada penutupan perdagangan Jumat (17/5). 

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto memproyeksikan, IHSG berpotensi menguat, di sekitara 7.287-7.400 pada perdagangan Senin (20/5). 

William mengatakan, kesimpulan dari perdagangan hari sebelumnya, Jumat (17/5), pergerakan IHSG semakin mantap menguat, ditopang dengan beragam saham-saham big caps, bahkan saham-saham perbankan yang sebelumnya adalah beban IHSG, kini ikut menjadi penopang.

Net sell asing juga telah berubah menjadi net buy, walaupun belum terjadi dalam jumlah besar tetapi sudah cukup membantu meningkatkan optimisme pasar dan memberikan sinyal ke mana kemungkinan rotasi sektor berikutnya,” kata William dalam riset harian, Senin (20/5).

Sedangkan dari nilai tukar rupiah, William bilang, terlihat adanya penguatan dan ini menjadi sentimen positif tambahan. Sentimen positif penguatan rupiah terutama berlaku untuk saham-saham seperti sektor perbankan dan properti. 

Secara teknikal, pergerakan IHSG pada perdagangan sebelumnya juga telah menembus resistance demi resistance, IHSG melanjutkan penguatan hingga menembus level 7.300 sebagai level resistance psikologis. Di mana, posisi candlestick di atas MA5 dan MA20 menunjukkan tren IHSG yang menguat.

“Sehingga arah target selanjutnya ada pada 7.400 dan memiliki peluang IHSG untuk kembali ke level all time high,” kata William. 

Memperhatikan faktor-faktor di atas, berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal, untuk perdagangan Senin (20/5). 

1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA

Analisa: Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 8.800
  • Resistance: Rp 9.350

2. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI

Analisa: Pengujian resistance pada 5425 dalam tren menguat.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 5.100
  • Resistance: Rp 5.425

Baca Juga: Siap-Siap, Waktu Belanja Saham Segera Tiba

3. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP

Analisa: Potensi menguat menutup gap pada 850.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 750
  • Resistance: Rp 850

4. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)

Analisa: Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 970
  • Resistance: Rp 1.105

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025