Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Wall Street hijau, pelaku pasar tak melihat akan ada balasan dari Rusia

PT BESTPROFIT Bursa saham AS, Wall Street, ditutup lebih tinggi pada hari Senin (16 April 2018) dengan lompatan angka indeks terbesar dari sektor teknologi dan kesehatan. Investor optimistis terhadap musim pelaporan laba dan tampak kurang khawatir lagi tentang serangan rudal yang dipimpin AS di Suriah. 

Serangan udara akhir pekan menandai intervensi terbesar oleh negara-negara Barat terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad dan sekutunya Rusia, yang menghadapi sanksi ekonomi lebih lanjut atas perannya dalam konflik. 

Harga saham menurun pada hari Jumat pekan lalu karena kekhawatiran tentang Suriah. Namun para investor tampaknya kurang khawatir tentang kemungkinan akan ada pembalasan dari Rusia, sekutu Assad, karena tidak ada satu pun balasan pada akhir pekan. BEST PROFIT

"Kondisi geopolitik tenang," kata Tim Ghriskey, Kepala Strategi Investasi di Inverness Counsel di New York. "Ada banyak antisipasi tentang pertumbuhan laba yang sangat kuat di kuartal ini. Itu mungkin menarik trader dan bahkan investor jangka panjang untuk kembali ke pasar.

Perusahaan-perusahaan yang masuk daftar S&P 500 diperkirakan melaporkan lompatan 18,6% dalam laba kuartal pertama 2018 ini, secara rata-rata. Ini akan menjadi  kenaikan terbesar dalam tujuh tahun, menurut data Thomson Reuters. BESTPROFIT

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 212,9 poin (0,87%) menjadi 24.573,04. Lalu, S&P 500 naik 21,54 poin (0,81%) menjadi 2.677,84 dan Nasdaq Composite menambahkan 49,64 poin (0,7%) menjadi 7.156,29.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)