Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Bursa Asia berguguran terimbas koreksi Wall Street


PT BESTPROFIT Bursa saham kawasan Asia berguguran pada perdagangan hari ini. Selasa pukul 8.34 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,03% ke 21.170.Indeks Hang Seng turun 0,53% ke 29.934. Taiex turun 0,88% ke 10.792. Sedangkan indeks Kospi turun 0,59% ke 2.430. Straits Times terjerembab hingga 0,89% ke 3.400. 

Bursa saham Asia ini turun menyusul Wall Street yang ambles pada perdagangan Senin yang berakhir dini hari tadi. Investor pun menunggu kelanjutkan perang dagang antara China dan Amerika Serikat (AS). Setelah penetapan tarif impor 128 produk mulai kemarin oleh China, AS tengah menyusun daftar tarif impor produk teknologi oleh China. BEST PROFIT 

Ini adalah langkah AS untuk menekan kebijakan tranfer teknologi China yang berlaku selama ini. Berikut data ekonomi yang akan rilis hari ini di Asia: BESTPROFIT
- Nikkei PMI manufaktur India
- Penjualan ritel Hong Kong

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)