Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Laba Liga Premier Inggris mencetak rekor


PT BESTPROFIT Setelah musim sebelumnya merugi, klub sepakbola Liga Premier Inggris membukukan kinerja mentereng di musim kompetisi 2016-2017. Kenaikan kinerja tersebut karena nilai transaksi hak siar yang mencapai level tertinggi.Menurut data Deloitte yang dikutip BBC, pendapatan Liga Premier Inggris mencapai 4,5 miliar pada musim 2016-2017. 

Sementara laba sebelum pajak tercatat 500 juta. Laba ni mencetak rekor setelah pada periode sebelumnya menderita rugi (lihat tabel).Meski biaya upah meningkat 9% menjadi 2,5 miliar, namun mampu diimbangi dengan kenaikan pendapatan sebesar 25%. Biaya upah itu berupa biaya gaji pemain sepakbola Liga Inggris.

Pendapatan meningkat salah satunya bersumber dari pendapatan hak siar yang membesar. Hak siar Liga Inggris untuk musim kompetisi 2016 sampai 2019 mendatang mencapai 5,13 miliar. Hak siar ini dimenangkan oleh Sky dan BT. Sementara itu hasil lelang hak siar domestik untuk musim kompetisi 2019–2022 justru lebih kecil yakni 4,46 miliar.  BEST PROFIT

"Meskipun hingga saat ini, pertumbuhan transaksi hak siaran domestik masih kurang. Kami masih berharap melihat pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan di musim mendatang. Dan jika ini dilengkapi dengan pengendalian biaya yang bijaksana, kami yakin laba sebelum pajak akan tercapai untuk masa mendatang," kata Dan Jones, Kepala Deloitte Sport Business Group seperti dikutip BBC. 

Jones menambahkan, klub Liga Inggris harus mengantisipasi biaya upah akan terus meningkat di musim mendatang. "Kami tak memperkirakan kenaikan akan di tingkat membahayakan profitabilitas Premier League secara keseluruhan," kata dia.Menurut Jones, kenaikan upah yang signifikan cenderung terjadi pada tahun sebelum dimulainya siklus lelang hak siar yang dilakukan setiap tiga tahun sekali. Dan setelah lelang hak siar, dijamin pendapatan akan lebih besar. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)