Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Uni Eropa pantau impor aluminium setelah pembatasan di AS

PT BESTPROFIT Setelah penerapan tarif impor aluminium oleh Amerika Serikat (AS), Uni Eropa mulai mengawasi impor aluminium diatas 2,5 ton yang masuk ke kawasannya. Hal ini sengaja dilakukan untuk melihat apakah kebijakan tarif AS telah menyebabkan arus pengiriman logam berlimpah masuk ke Eropa. 
 
Dalam jurnal resmi Uni Eropa yang dilansir dari Reuters, Kamis disebutkan, penyelidikan ini dimulai bulan Maret lalu. Dari data itu, barulah nanti ditentukan apakah Uni Eropa membutuhkan pembatasan impor atau tidak. 

Komisi Eropa, yang mengawasi kebijakan perdagangan di 28 negara Uni Eropa itu percaya bahwa tarif impor aluminium sebesar 10% yang dipatok oleh Amerika Serikat telah meningkatkan risiko lebih banyak aluminium yang akan dialihkan ke Eropa. Selama ini sejak tahun 2013 - 2017 impor produk aluminium ke Uni Eropa telah meningkat 28%. BEST PROFIT 

Sebenarnya, Uni Eropa sudah melihat kelebihan pasokan yang signifikan sejak awal tahun 2000. Hal tersebut telah menekan harga komoditas yang diperdagangkan secara global. Bahkan di Uni Eropa sendiri jumlah smelter yang beroperasi telah banyak yang berkurang. 

Asal tahu saja, mengutip Bloomberg pada penutupan perdagangan Rabu harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulanan di London Metal Exchange (LME) tercatat menguat 0,81% ke level US$ 2.245 ons troi. Jika dibandingkan sepekan sebelumnya harganya telah melemah 9,66%. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)