Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Fresenius batal membeli Akorn


PT BESTPROFIT Pebisnis perawatan kesehatan asal Jerman, Fresenius SE memutuskan menarik diri dari rencana akuisisi Akorn. Keputusan ini diambil karena Fresenius menemukan pelanggaran integritas data yang dilakukan perusahaan farmasi tersebut.  

Mengutip Reuters, Fresenius pada tahun lalu sepakat untuk membeli produsen obat-obatan generik AS itu seharga US$ 4,75 miliar. Tetapi pada Februari 2018, perusahaan ini membatalkan kesepakatan. Maklum, proses penyelidikan independen yang digelar oleh AS menemukan Akorn melanggar penyalahgunaan data Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) terkait dengan pengembangan produk. BEST PROFIT

Fresenius menyatakan penyelidikan telah menemukan pelanggaran material persyaratan integritas data FDA oleh Akorn. Sebetulnya, Fresenius telah menawarkan untuk menunda keputusan pembatalan akuisisi untuk memberi peluang penyelesaian masalah yang dihadapi Akorn. Tetapi Akorn menolak penawaran itu. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)