Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Fresenius batal membeli Akorn


PT BESTPROFIT Pebisnis perawatan kesehatan asal Jerman, Fresenius SE memutuskan menarik diri dari rencana akuisisi Akorn. Keputusan ini diambil karena Fresenius menemukan pelanggaran integritas data yang dilakukan perusahaan farmasi tersebut.  

Mengutip Reuters, Fresenius pada tahun lalu sepakat untuk membeli produsen obat-obatan generik AS itu seharga US$ 4,75 miliar. Tetapi pada Februari 2018, perusahaan ini membatalkan kesepakatan. Maklum, proses penyelidikan independen yang digelar oleh AS menemukan Akorn melanggar penyalahgunaan data Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) terkait dengan pengembangan produk. BEST PROFIT

Fresenius menyatakan penyelidikan telah menemukan pelanggaran material persyaratan integritas data FDA oleh Akorn. Sebetulnya, Fresenius telah menawarkan untuk menunda keputusan pembatalan akuisisi untuk memberi peluang penyelesaian masalah yang dihadapi Akorn. Tetapi Akorn menolak penawaran itu. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini