Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Minim sentimen domestik, rupiah bakal melemah

PT Bestprofit - JAKARTA. Rabu, rupiah cenderung stagnan. Di pasar spot, kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ditutup di level Rp 13.284 sama dengan hari sebelumnya. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) menguat 0,13% menjadi Rp 13.278. Research & Analyst Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra memaparkan, sentimen domestik cenderung positif. 

Selain besarnya dana asing yang masuk, target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2018 sebesar 5,6% memberikan optimisme pasar. Di sisi lain, dollar menunggu pengumuman program pemangkasan pajak serta data pertumbuhan ekonomi AS.Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai rupiah minim sentimen domestik hingga rilis data inflasi di awal Mei. 

Dari AS, pemangkasan pajak akan berimbas pada agresivitas The Fed menaikkan bunga. Sedangkan pemilu Prancis putaran pertama cenderung menguntungkan rupiah. Rupiah masih berpotensi turun karena tingginya permintaan dollar di musim pembagian dividen. Hari ini, David memprediksi, rupiah melemah di Rp 13.250-Rp 13.300. Prediksi Putu, gerak rupiah di rentang Rp 13.260-Rp 13.330. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini