Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

EMTK gandeng Alibaba berbisnis pembayaran online

Bestprofit - JAKARTA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) menjalin kerjasama strategis dengan API Hongkong Investment Limited (API). API sendiri entitas di bawah kendali Alibaba Group lewat Ant Financial yang merupakan perusahaan jasa pembayaran online terbesar di China. Isi kerjasama tersebut berupa rencana PT Elang Andalan Nusantara (EAN), cucu usaha EMTK melalui PT Kreatif Media Karya (KMK) menerbitkan saham yang akan dibeli oleh API. 

Dari transaksi tersebut, API bakal mendekap 39% saham EAN. Adapun kepemilikan saham EAN oleh KMK yang semula 99,96%, akan menyusut menjadi 61%. Sayang tidak disebutkan nilai transaksi tersebut. Tujuan transaksi itu, seperti dilaporkan manajemen EMTK dalam keterbukaan informasi, Rabu, adalah menjadikan EAN pemilik platform mobile untuk pembayaran dan layanan transaksi lainnya, serta meningkatkan aksesibilitas jasa keuangan digital di Indonesia.

EAN akan membawa solusi pembayaran dan teknologi terkemuka dunia di Indonesia, dengan menggandeng dan bekerjasama dengan API," tulis Titi Maria Rusli, Sekretaris Perusahaan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk.  Seperti telah ditulis KONTAN 10 Februari lalu, Ant Financial berencana menerbitkan surat utang lebih dari US$ 3 miliar. Utang jumbo ini bakal digunakan untuk mendanai sejumlah rencana ekspansi internasionalnya. 

Ant financial saat ini sudah memulai pembicaraan awal dengan perbankan untuk menerbitkan obligasi atau pinjaman bank," bisik sumber The Information seperti dikutip Reuters, Kamis. Manajemen Ant financial membenarkan bahwa mereka berencana untuk menerbitkan surat utang dalam denominasi dollar Amerika Serikat (AS). Yang pasti, saat ini valuasi Ant financial sebesar US$ 60 miliar atau setara Rp 798 triliun. Selain memburu pendanaan lewat surat utang, Ant financial tengah mematangkan rencana untuk menggelar penawaran saham perdana (IPO). Saat ini, Ant financial memiliki pengguna sebanyak 450 juta orang. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini