Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Cermati Enam Rekomendasi Untuk Trading Usai Libur Lebaran Hari Ini

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi berbalik koreksi. Adapun IHSG menutup perdagangan Jumat (5/4) dengan menguat 0,45% ke level 7.286,88. 

Tim Retail Research CGS-CIMB Sekuritas Indonesia memaparkan dari eksternal, terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah akan menjadi sentimen negatif bagi pasar.

"Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas terutama emas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG," tulisnya dalam riset, Selasa (16/4).

CGS-CIMB Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support  7.235 atau 7.180 dan resistance di level 7.340 atau 7.390.

Berikut rekomendasi saham untuk trading Selasa (16/4) dari CGS-CIMB Sekuritas.

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

  • AMMN Spec Buy dengan support Rp 8.700 cut loss jika break di bawah Rp 8.450, jika tidak break di bawah Rp 8.700, potensi naik Rp 9.200-Rp 9.450 short term.

2. PT Indosat Tbk (ISAT)

  • ISAT Spec Buy dengan support Rp 11.000, cut loss jika break di bawah Rp 10.750 jika tidak break di bawah Rp 11.000, potensi naik Rp 11.500-Rp 11.750 short term.

3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

  • ANTM Spec Buy dengan support Rp 1.630, cut loss jika break di bawah Rp 1.590, jika tidak break di bawah Rp 1.630, potensi naik Rp 1.710-Rp 1.750 short term.

4. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

  • MBMA Spec Buy dengan support Rp 555 cut loss jika break di bawah Rp 530, jika tidak break di bawah Rp 555, potensi naik Rp 605-Rp 630 short term.

5. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

  • SIDO Spec Buy dengan support Rp 660, cut loss jika break di bawah Rp 645, jika tidak break di bawah Rp 660, potensi naik ke Rp 690-Rp 705 short term.

6. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

  • MEDC Spec Buy dengan support Rp 1.520, cut loss jika break di bawah Rp 1.480, jika tidak break di bawah Rp 1.520, potensi naik Rp 1.600-Rp 1.640 short term.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)