Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Cermati Enam Rekomendasi Untuk Trading Usai Libur Lebaran Hari Ini

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi berbalik koreksi. Adapun IHSG menutup perdagangan Jumat (5/4) dengan menguat 0,45% ke level 7.286,88. 

Tim Retail Research CGS-CIMB Sekuritas Indonesia memaparkan dari eksternal, terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah akan menjadi sentimen negatif bagi pasar.

"Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas terutama emas berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG," tulisnya dalam riset, Selasa (16/4).

CGS-CIMB Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support  7.235 atau 7.180 dan resistance di level 7.340 atau 7.390.

Berikut rekomendasi saham untuk trading Selasa (16/4) dari CGS-CIMB Sekuritas.

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

  • AMMN Spec Buy dengan support Rp 8.700 cut loss jika break di bawah Rp 8.450, jika tidak break di bawah Rp 8.700, potensi naik Rp 9.200-Rp 9.450 short term.

2. PT Indosat Tbk (ISAT)

  • ISAT Spec Buy dengan support Rp 11.000, cut loss jika break di bawah Rp 10.750 jika tidak break di bawah Rp 11.000, potensi naik Rp 11.500-Rp 11.750 short term.

3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

  • ANTM Spec Buy dengan support Rp 1.630, cut loss jika break di bawah Rp 1.590, jika tidak break di bawah Rp 1.630, potensi naik Rp 1.710-Rp 1.750 short term.

4. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

  • MBMA Spec Buy dengan support Rp 555 cut loss jika break di bawah Rp 530, jika tidak break di bawah Rp 555, potensi naik Rp 605-Rp 630 short term.

5. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)

  • SIDO Spec Buy dengan support Rp 660, cut loss jika break di bawah Rp 645, jika tidak break di bawah Rp 660, potensi naik ke Rp 690-Rp 705 short term.

6. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

  • MEDC Spec Buy dengan support Rp 1.520, cut loss jika break di bawah Rp 1.480, jika tidak break di bawah Rp 1.520, potensi naik Rp 1.600-Rp 1.640 short term.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini