Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Toyota GR Yaris Mulai Dijual, Bocoran Harga Rp800 Jutaan

 

Toyota Astra Motor (TAM) bersiap memasarkan GR Yaris di Indonesia dengan jumlah terbatas mulai 25 Maret. Yaris ini berbeda dari model nama serupa yang sudah dipasarkan di Tanah Air, sebab mengadopsi pengembangan sisi balap Toyota di ajang reli.

 

Mobil ini dikembangkan Toyota Gazoo Racing berdasarkan pengalaman dan pengetahuan dari berbagai ajang balap reli dunia untuk memenangkan World Rally Championship (WRC).

Direktur Marketing TAM Anton Jimmi mengatakan pihaknya hanya akan memasarkan GR Yaris sebanyak 126 unit.

 

"Melihat tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap mobil sport Toyota, sebagai wujud apresiasi kami akan segera menghadirkan Toyota GR Yaris untuk masyarakat Indonesia dalam waktu dekat," kata Anton dalam keterangan resmi dikutip Kamis (25/3).

GR Yaris merupakan produk global yang hanya diproduksi 25 ribu unit. Pengembangan mobil ini dilakukan bersama pengemudi profesional di seluruh dunia, bahkan termasuk Akio Toyoda sebagai Toyota Master Driver yang secara konsisten memberikan umpan balik untuk dapat menghasilkan performa berkendara terbaik.

Desain GR Yaris dikemas dengan fokus pada aerodinamika, bobot ringan, dan pusat gravitasi rendah.

Anton mengatakan salah satu yang menonjol pada mobil ini yaitu pengaplikasian bahan carbon fiber reinforced polymer pada atap sehingga bobot jadi lebih ringan dan menurunkan pusat gravitasi.

Mobil ini dibekali mesin 1.600 cc 3 silinder turbocharger berkode G16E-GTS dan dilengkapi sistem penggerak 4 roda (full time 4WD) berkode "GR-FOUR".

"GR Yaris diproduksi menggunakan line khusus di pabrik Toyota di Motomachi yang dikenal memiliki sejarah panjang dan kuat dalam memproduksi mobil sport Toyota. Proses perakitan GR Yaris juga dilakukan anggota tim takumi yaitu para teknisi Toyota yang memiliki keterampilan tinggi," ucap Direktur Pemasaran TAM Fumitaka Kawashima.

Di Indonesia, GR Yaris dapat dipesan mulai 25 Maret 2021 dengan mengajukan form booking di dealer Toyota terdekat. Sejauh ini TAM belum mengumumkan harga resmi mobil ini, namun berdasarkan informasi pihak dealer di kawasan Tangerang banderolnya sekitar Rp800 jutaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025