Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Suzuki Investasi Rp1,2 T, Indonesia Basis Ertiga-XL7 Hybrid

 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan Suzuki Motor Corporation (SMC) berkomitmen menambah investasi di Indonesia sebesar Rp1,2 triliun hingga 2024. Modal baru bakal dipakai sebagian untuk pengembangan Ertiga dan XL7 menjadi mobil hybrid kadar ringan (mild hybrid).

 

"Suzuki sampai 2024 itu akan menambah investasinya sebesar Rp1,2 triliun. Dan ini akan menjadi basis bagi pengembangan Ertiga dan juga XL7," kata Agus dalam konferensi pers virtual saat berkunjung ke Jepang, Kamis (11/3).

Agus menyampaikan rencana tersebut tidak hanya bertujuan bagi pasar domestik. Suzuki berkeinginan pabrik di Indonesia, melalui tambahan investasi tersebut, menjadi basis ekspor Ertiga dan XL7 dengan mesin hybrid.

 

"Nah ini Ertiga dan XL7 akan mild hybrid dikembangkan jadi tujuan ekspor di Asia dan pasar latin Amerika," ucap dia.

Menurut Agus, mobil hybrid Suzuki menggunakan komponen integrated starter generator (ISG). Kata dia teknologi itu mampu membuat mobil lebih hemat 15 persen- 20 persen.

Suzuki sebelumnya sudah sempat menjual Ertiga bermesin diesel dengan konsep mild hybrid pada 2017. Namun penjualan mobil ini terbilang singkat sebab dihentikan pada April 2018 usai generasi kedua Ertiga meluncur di Indonesia.

Mobil mild hybrid Suzuki menggunakan teknologi bernama Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) dengan sistem kerja energi listrik membantu kerja mesin. Sistem ini tidak bisa menggerakkan mobil hanya dengan energi listrik.

SHVS memiliki komponen bernama Integrated Starter Generator (ISG) yang perannya menggantikan alternator konvensional. ISG berfungsi seperti motor listrik yang mendukung kerja mesin untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Selain itu SHVS juga dilengkapi baterai Lithium Ion yang dirancang untuk menyimpan energi listrik dari ISG, namun untuk Ertiga Diesel di Indonesia penyimpanan dilakukan pada aki. Energi itu akan dipakai bila dibutuhkan untuk tambahan tenaga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)