Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

AS Sanksi 7 Pejabat dan 14 Entitas Rusia Atas Kasus Navalny

 

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap tujuh pejabat senior Rusia atas tuduhan terlibat meracuni tokoh oposisi Alexei Navalny.

 

Ketujuh pejabat tersebut termasuk kepala dinas keamanan FSB dan 14 entitas Rusia. Kendati demikian, pemerintahan Presiden Joe Biden tidak seara langsung menjatuhi sanksi terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Komunitas intelijen menilai dengan keyakinan tinggi bahwa petugas Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia menggunakan agen saraf untuk meracuni pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny," kata juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki.

 

Mengutip Reuters, ketujuh nama yang terkena sanksi dari Departemen Keuangan AS yakni Direktur FSB Alexander Bortnikov, kepala direktorat kebijakan domestik Andrei Yarin, wakil menteri pertahanan Alexei Krivurochko, Pavel Popov, mantan perdana menteri yang kini menjadi wakil kepala staf pertama Putin Sergei Kiriyenko, direktur layanan penjara federal Alexander Kalashnikov, dan jaksa agung Igor Krasnov.

Sanksi ini sekaligus membekukan semua aset milik ketujuh pejabat Rusia yang berada di bawah yurisdiksi AS.

Kendati demikian, tidak jelas apakah ketujuh pejabat Rusia itu memiliki aset di AS.

Sementara itu, 14 entitas Rusia yang dijatuhi sanksi terkait dengan produksi agen biologi dan kimia, termasuk sembilan entitas komersial di Rusia, tiga di Jerman, satu di Swiss, dan sebuah lembaga penelitian milik pemerintah Rusia.

Departemen luar Negeri AS juga turut menjatuhkan sanksi terkait penggunaan bahan kimia dan undang-undang pengendalian senjata biologis dan penghapusan peperangan.

Navalny adalah salah satu tokoh oposisi yang vokal mengkritik Putin, dia sudah beberapa kali ditahan Rusia. Ia ditahan setibanya di Moskow pada Januari lalu setelah dirawat di Jerman akibat diduga diracun dengan zat saraf Novichok.

Penahanan Navalny pad Februari lalu menuai kecaman terutama dari negara Barat dan demonstrasi yang kian meluas di dalam negeri Rusia.

Sejauh ini, aparat keamanan Rusia dilaporkan telah menahan lebih dari 3.400 demonstran yang memprotes penahanan Navalny.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025