Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Toyota serius kembangkan mobil bertenaga hidrogen

PT BESTPROFIT Toyota Motor Corp menggandakan investasinya dalam pengembangan kendaraan berbahan bakar hidrogen. Toyota tengah merancang mobil penumpang dan SUV kelas bawah serta mendorong teknologi hidrogen ke dalam bus dan truk. 

Mengutip Reuters Kamis langkah Toyota ini merupakan upayanya untuk melawan anggapan pengembangan mobil berbahan bakar hidrogen merupakan suatu hal yang sia-sia dan tidak layak secara komersial. Toyota secara serius mengembangkan mobil hidrogen dengan teknologi fuel cell vehicle (FCV) yang dinamakan Mirai sejak 2014.  

Sebagai pembuat Prius yang merupakan mobil hibrida pertama di dunia yang secara mengejutkan sukses, Toyota yakin FCV dapat mencapai level kesuksesan yang serupa.Kami akan beralih dari produksi terbatas ke produksi massal, mengurangi jumlah bahan mahal seperti platinum yang digunakan dalam komponen FCV dan membuat sistem lebih kompak dan kuat," kata Yoshikazu Tanaka, Chief Engineer Toyota kepada Reuters. BEST PROFIT

Toyota berencana mengenalkan beragam mobil FCV dalam berbagai jenis, mulai dari SUV, pikap dan truk tahun 2025 mendatang. Saat ini Toyota telah membuat prototipe FCV Mirai dengan jarak tempuh 500 kilometer (km) dan akan meningkatkan jarak tempuh hingga 700 km dan 1.000 km tahun 2025. 

Mirai merupakan FCV pertama yang muncul di dunia tahun 2014 silam, namun harganya tergolong mahal saat itu, yaitu sebesar US$ 60.000 dan kurangnya fasilita spengisian bahan bakar membuatnya kurang diminati dan akhirnya tidak sukses. Ambisi Toyota ini bukannya tanpa pesimisme. LMC Automotive memperkirakan FCV hanya menghasilkan 0,2% dari penjualan mobil penumpang global pada 2027, dibandingkan dengan 11,7% untuk mobil EV bertenaga baterai. BESTPROFIT

Badan Energi Internasional memprediksi FCV lebih sedikit daripada kendaraan listrik bertenaga baterai dan plug-in hibrida sampai 2040. Banyak pembuat mobil, termasuk Nissan Motor Co dan Tesla, melihat mobil bertenaga baterai sebagai solusi nol-emisi yang lebih baik untuk mesin bensin. Hanya segelintir, termasuk Honda Motor Co dan Hyundai Motor Co, yang melirik pengembangan FCV.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini