Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Trump siap berlakukan tarif impor ronde kedua

 PT BESTPROFIT Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China telah dimulai. Presiden AS Donald Trump memberlakukan putaran pertama tarif impor sebesar 25% terhadap barang-barang China senilai US$ 24 miliar yang mencakup 818 produk. Tiongkok langsung membalas, dengan pemberlakuan 25% tarif impor produk AS yang sebagian besar produk pertanian. 

Perang semakin panas, AS merencanakan gelombang serangan baru, yakni tarif kedua mencakup 284 barang China senilai sekitar US$ 16 miliar. Trump belum memberi tanggal pasti pemberlakukan tarif tersebut. Trump mengindikasikan total tarif final bisa mencapai US$ 500 miliar, hampir sama dengan nilai impor AS tahun 2017. BEST PROFIT

Namun, kebijakan ekonomi Trump ini berisiko melemahkan pertumbuhan ekonomi dengan melukai rantai pasokan internasional. Kondisi tersebut juga menyebabkan kenaikan harga baik bagi produsen maupun konsumen.Federal Reserve (The Fed) mencatat beberapa perusahaan telah memperlambat investasi. Sementara perusahaan lainnya seperti Harley-Davidson Inc dan General Motors Co berpotensi memangkas pekerja. 

Seperti dikutip Bloomberg, babak pertama pemberlakuan tarif impor oleh China akan berdampak signifikan pada beberapa barang milik AS, yang berisiko menurunkan penjualan. Misalnya, tarif kendaraan listrik seperti Tesla, akan naik menjadi 40% dari saat ini yang sebesar 15%. Produk wiski AS akan dikenai pajak sebesar 30%, jauh lebih tinggi dibandingkan tarif alkohol dari negara lain yang hanya 5%. Tarif impor kedelai AS melonjak hingga 28%, sementara bea kedelai beberapa negara lain telah turun ke 0% baru-baru ini. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025