Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Rekor gagal bayar obligasi China


PT BESTPROFIT Bisa jadi rekor gagal bayar obligasi China akah pecah tahun ini. Sejauh ini, nilai default obligasi korporasi China sudah lebih dari tiga perempat rekor sebelumnya di tahun 2016.Data Bloomberg menyebut, perusahaan China telah membukukan gagal bayar obligasi senilai 16,5 miliar yuan atau setara US$ 2,5 miliar di tahun ini. 

Jumlah ini nyaris menyamai rekor default obligasi China di tahun 2016 yang sebanyak 20,7 miliar yuan. Gagal bayar obligasi korporasi China masih bisa membesar lagi mengingat ekonomi China tengah melambat. Apalagi, kalau perusahaan pemeringkat kredit termasuk Dagong Global Rating Co memangkas peringkat perusahaan China akibat margin yang menurun.  BEST PROFIT

Keuntungan perusahaan telah memburuk tahun ini dan tidak mungkin untuk memperbaiki saat ekonomi melambat," ujar  Li Shi, General Manager of the Rating and Bond Research Department China Chengxin International Credit Rating Co. Sisi lain, refinancing makin sulit selama tindakan keras Pemerintah China terhadap shadow banking terus berlanjut. 

Sepanjang tahun ini setidaknya terdapat 20 obligasi domestik yang gagal bayar.  Sementara, Dagong telah melaporkan 13 penurunan peringkat kredit dibandingkan dengan 10 upgrade peringkat di sepanjang tahun ini. Tren serupa juga terjadi dalam pemeringkatan kredit dari China Chengxin International Credit Rating Co. dan China Lianhe Credit Rating Co. BESTPROFIT

Celakanya, Jing Ulrich, Vice Chairman JPMorgan Chase & Co. untuk Asia Pasifik mengatakan,  eskalasi konflik perdagangan dapat menambah risiko default dalam sistem keuangan Tiongkok.Volume default obligasi kemungkinan besar akan melampaui 2016 dan mencapai rekor tahun ini," kata Lv Pin, analis di Beijing di CITIC Securities. Di tahun 2016 silam,  sebagian besar gagal obligasi berasal dari perusahaan milik negara. Sementara mayoritas pelaku gagal bayar obligasi tahun ini adalah perusahaan sektor swasta.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025