Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rekor gagal bayar obligasi China


PT BESTPROFIT Bisa jadi rekor gagal bayar obligasi China akah pecah tahun ini. Sejauh ini, nilai default obligasi korporasi China sudah lebih dari tiga perempat rekor sebelumnya di tahun 2016.Data Bloomberg menyebut, perusahaan China telah membukukan gagal bayar obligasi senilai 16,5 miliar yuan atau setara US$ 2,5 miliar di tahun ini. 

Jumlah ini nyaris menyamai rekor default obligasi China di tahun 2016 yang sebanyak 20,7 miliar yuan. Gagal bayar obligasi korporasi China masih bisa membesar lagi mengingat ekonomi China tengah melambat. Apalagi, kalau perusahaan pemeringkat kredit termasuk Dagong Global Rating Co memangkas peringkat perusahaan China akibat margin yang menurun.  BEST PROFIT

Keuntungan perusahaan telah memburuk tahun ini dan tidak mungkin untuk memperbaiki saat ekonomi melambat," ujar  Li Shi, General Manager of the Rating and Bond Research Department China Chengxin International Credit Rating Co. Sisi lain, refinancing makin sulit selama tindakan keras Pemerintah China terhadap shadow banking terus berlanjut. 

Sepanjang tahun ini setidaknya terdapat 20 obligasi domestik yang gagal bayar.  Sementara, Dagong telah melaporkan 13 penurunan peringkat kredit dibandingkan dengan 10 upgrade peringkat di sepanjang tahun ini. Tren serupa juga terjadi dalam pemeringkatan kredit dari China Chengxin International Credit Rating Co. dan China Lianhe Credit Rating Co. BESTPROFIT

Celakanya, Jing Ulrich, Vice Chairman JPMorgan Chase & Co. untuk Asia Pasifik mengatakan,  eskalasi konflik perdagangan dapat menambah risiko default dalam sistem keuangan Tiongkok.Volume default obligasi kemungkinan besar akan melampaui 2016 dan mencapai rekor tahun ini," kata Lv Pin, analis di Beijing di CITIC Securities. Di tahun 2016 silam,  sebagian besar gagal obligasi berasal dari perusahaan milik negara. Sementara mayoritas pelaku gagal bayar obligasi tahun ini adalah perusahaan sektor swasta.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)