Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga emas menurun




Bestprofit - JAKARTA. Harga emas terkoreksi pada pembukaan perdagangan Selasa. Pada pukul 7.16 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange turun ke level US$ 1.263,60 per ons troi.Kemarin, harga emas naik tipis ke level US$ 1.264,70 per ons troi.Kepemilikan emas pada SPDR Gold Shares yang merupakan ETF terbesar berbasis emas, turun ke level terendah sejak Maret 2016 di tengah spekulasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat. 

Kepemilikan emas turun menjadi 787,14 metrik ton pada Jumat lalu. Ini adalah penurunan mingguan dalam lima pekan berturut-turut. "The Fed mungkin melihat data kenaikan tenaga kerja dan penurunan tingkat pengangguran sebagai alasan yang baik untuk menormalisasi kebijakan moneter," ungkap analis Commerzbank seperti dikutip Bloomberg.  





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini