Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Yen melambung di hadapan greenback



Pamor yen sebagai aset lindung nilai sepertinya tengah melambung. Mata uang Negeri Matahari Terbit ini berhasil kembali unggul di hadapan dollar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat, pasangan USD/JPY terkoreksi 0,36% ke level 109,18 dibanding hari sebelumnya. best profit pekanbaru

Anthonius Edyson, Analis PT Astronaci International mengatakan, sekarang ini greenback sedang mendapat tekanan dari keadaan geopolitik yang memburuk dan lemahnya data inflasi AS. Keputusan Donald Trump membubarkan dua dewan penasihat bisnisnya membuat pasar semakin ragu terhadap program ekonomi sang presiden. pt bestprofit pekanbaru

Inflasi AS bulan Juli dilaporkan hanya tumbuh 0,1%,” ujarnya kepada KONTAN, akhir pekan lalu. Selain mendapat sokongan dari perannya sebagai aset lindung nilai, yen juga diuntungkan oleh sajian data ekonomi yang membaik. Inflasi Jepang tercatat naik signifikan ke level 0,4%. bestprofit pekanbaru

Menurut Anthonius, berdasarkan price action analysis, pasangan USD/JPY terlihat membentuk pola bearish continuation ab=cd. Dengan pola demikian dollar AS masih berpotensi untuk melanjutkan penurunan di hadapan yen. bpf pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)