Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Dua Saham Top Gainers Pekan Lalu Kena Suspensi oleh BEI, Senin (4/11)

 

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan dua saham yang pekan lalu menjadi top gainers. Kedua saham ini adalah PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO).

Suspensi perdagangan kedua saham pada hari ini, Senin, 4 November 2024 dilakukan untuk cooling down karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

"Dalam rangka cooling down, sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham JIHD pada tanggal 4 November 2024," ungkap Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi dan Pande Made Kusuma Ari A, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman bursa, Jumat (1/11) lalu.

Alasan yang sama berlaku pada suspensi saham GPSO. Penghentian sementara perdagangan kedua saham dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuan suspensi adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap keputusan investasi kedua saham.

Harga saham JIHD pekan lalu menguat 152,66% dan menjadi top gainer IHSG dalam sepekan. Harga saham GPSO menguat 140,74% dalam sepekan dan menjadi saham dengan persentase kenaikan terbesar kedua sepekan setelah JIHD.

Harga saham JIHD menguat dalam enam hari perdagangan berturut-turut sejak 25 Oktober 2024 lalu. Dalam sebulan terakhir, harga saham JIHD menguat 179,41% menurut data RTI.

Harga saham GPSO menguat 145,28% dalam sebulan terakhir. Harga saham GPSO naik dalam tiga hari perdagangan berturut-turut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)