Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Surat Terakhir Seorang Wanita Korban Holocaust


PT BESTPROFIT - Nazi melakukan pembunuhan massal terhadap jutaan orang, sebagian besar umat Yahudi, pada tahun 1944 silam. Pembunuhan massal itu dikenal sebagai tragedi holocaust. 

Korban dikumpulkan di beberapa kamp pengungsian untuk kemudian dibunuh bersama-sama dengan menggunakan gas. Salah satu kamp pengungsian itu adalah kamp pengungsian Auschwitz. BESTPROFIT


Dilansir dari Sky News, Jumat (11/5/2018), sebuah surat terakhir dari salah satu korban tewas di Auschwitz, Vilma Grunwald, dirilis ke publik oleh pihak keluarga. BEST PROFIT

Kala itu Grunwald menitipkan suratnya ke penjaga untuk disampaikan ke suaminya yang juga tewas dalam tragedi itu. Surat itu kemudian sampai di tangan anak bungsu Grunwald, Frank. Surat Grunwald itu kini dipajang di Museum Peringatan Holocaust Amerika Serikat.

"Ayah, ibu dan kakak laki-laki saya dan saya dikirim ke Auschwitz pada bulan Desember 1943. Sekitar 5.000 narapidana telah tiba sebelum kami, pada bulan September. Kami adalah 5.000 yang kedua," ujar Grunwald dalam suratnya. 

Surat tersebut ditulis antara Maret dan April 1944. Beberapa bulan setelah Grunwald tiba di Auschwitz, dia masuk dalam kelompok yang akan dieksekusi. 

"Kami semua berbaris di depan dokter Josef Mengele, yang dijuluki Malaikat Maut, dia akan memilih siapa yang akan hidup atau mati," tulis Grunwald.

"Saudaraku, John, yang empat tahun lebih tua dariku, cacat, dan dia dipilih untuk mati. Dan karena saya kurang dari 12 tahun, saya juga dihukum mati," imbuhnya.

Sumber : Detik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)