Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Ford berfokus membesarkan SUV dan Mobil Niaga

PT BESTPROFIT Ford Motor Co  berniat menanggalkan citranya sebagai produsen mobil sedan. Padahal, produsen mobil asal Amerika Serikat (AS) itu berhasil mencetak banyak produk unggulan di pasar tersebut, seperti Taurus dan Mustang. Namun di masa mendatang, Ford berniat untuk fokus membuat mobil jenis pikap, Sport Utility Vehicle (SUV) dan kendaraan komersial. 

Dalam dua tahun mendatang, Ford hanya akan mempertahankan 10% dari total kapasitas produksinya untuk sedan dan mobil sport. Kapasitas produksi terbesar, hingga 90%, akan digunakan Ford untuk merek-mereknya yang kini lebih laku di pasar. Ya, ini memang strategi Ford untuk bertahan di di tengah persaingan industri otomotif global yang kian sengit. BEST PROFIT

Kenaikan harga bahan bakar di AS dan resesi ekonomi membuat Ford bertekuk lutut. Perusahaan ini harus mencari cara agar bisa bertahan dengan mengikuti selera pasar.Untuk melalui masa transformasinya, Ford mempercayakan Jim Hackett sebagai pemimpin baru. "Rencana rasionalisasi untuk menggarap mobil penumpang adalah tindakan tegas dan kami yakini langkah ini telah ditunggu oleh investor," ujar Ryan Brinkman, analis otomotif dari JP Morgan Chase & Co dalam sebuah laporan seperti dikutip Reuters.  

Tampaknya rencana ini direspons positif oleh pasar. Ini terlihat dari harga saham Ford yang sempat menguat 3,8%, hingga menyentuh level tertinggi dalam enam minggu terakhir di perdagangan intraday. Strategi yang dijalani Ford mirip dengan produsen otomotif Italia yakni Fiat Chsysler Automobiles NV yang mengubah produksi dari sedan menjadi Jeep SUV dan pikap. Chief Executive Officer (CEO) Fiat Chsysler Automobiles NV, Sergio Marchionne menargetkan bisa melampaui laba General Motors Co di pasar Amerika Utara sebelum dirinya pensiun di 2019. BESTPROFIT

Jessica Caldwell, analis untuk Edmunds.com, mengatakan langkah ini bisa menjadi apa yang dibutuhkan Ford, tapi bukan tanpa risiko. Jim Farley, presiden pasar global Ford  dalam sebuah wawancara yakin produk baru nanti akan mampu menahan kenaikan harga bensin,  "Kami merasa nyaman karena lineup baru ini menawarkan mobil dengan konsumsi bahan bakar yang lebih ekonomis," kata Farley.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini