Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Arah rupiah menanti putusan rapat BI

PT BESTPROFIT Rupiah kembali tertekan. Kemarin, kurs spot rupiah sempat menembus level Rp 14.100 per dollar AS.Kurs spot rupiah akhirnya ditutup melemah 0,43% ke Rp 14.097 per dollar AS. Sedang menurut Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah turun 0,53% ke Rp 14.094 per dollar AS.
 
Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai, pelaku pasar domestik masih wait and see terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur BI. Hari ini, BI akan menetapkan arah kebijakan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate. BEST PROFIT

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi menilai, sentimen defisit neraca dagang juga masih membebani rupiah. Selain itu, meski tak signifikan, dia melihat sentimen serangan teroris turut menyeret rupiah.Kedua analis memprediksi nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis, hingga keputusan suku bunga acuan BI diumumkan.
 
Reny memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp 14.065–Rp 14.120 per dollar AS. Adapun Dini memprediksi rupiah hanya dapat menguat terbatas ke Rp 14.000 per dollar AS jika suku bunga acuan BI naik. BESTPROFIT
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini