Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Laju IHSG diprediksi masih berat pada Selasa


PT BESTPROFIT Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 0,85% menjadi 5.733,85.Analis Paramita Alfa Sekuritas, William Siregar, menilai koreksi IHSG lebih dipicu sentimen pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. 

Dollar AS terkerek yield US Treasuries bertenor 10 tahun yang melebihi 3%. "Naiknya yield US Treasuries jelas membuat investor tertarik masuk pasar AS," ungkap dia, kemarin. Selain itu, kenaikan suku bunga BI belum memberikan efek kuat bagi yield obligasi pemerintah Indonesia. Dus, rupiah masih tertekan dan merembet ke pasar saham. BEST PROFIT

–– ADVERTISEMENT ––
Analis Artha Sekuritas Indonesia, Juan Harahap juga menyatakan penurunan IHSG karena dominasi dollar AS. Koreksi rupiah menimbulkan kekhawatiran dan membuat investor wait and see.William dan Juan memprediksi IHSG masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. 

Saat ini belum ada sentimen yang mampu mengerek IHSG. William memprediksi IHSG hari ini berpotensi kembali melemah di area support 5.704 dan resistance 5.750. Adapun Juan memprediksi IHSG melemah dengan support di level 5.642 dan resistance 5.822. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini