Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga emas merambat naik setelah mencetak rekor terendah 2018


PT BESTPROFIT Meski terdepak turun mendekati US$ 1.300 per ons troi, harga emas masih berupaya bangkit. Senin pukul 7.50 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange naik 0,17% ke level US$ 1.317 per ons troi.Harga emas naik dalam tiga hari perdagangan berturut-turut dari level terendah sepajang tahun 2018 yang terjadi Rabu pekan lalu. 

Harga emas terus turun ke US$ 1.305,60 per ons troi Rabu lalu. Harga emas pekan lalu merupakan level terendah tahun 2018. Harga emas hari ini pun masih lebih rendah jika dibandingkan dengan harga rata-rata sepanjang 2018 yang ada di US$ 1.335,96 per ons troi. BEST PROFIT


–– ADVERTISEMENT ––
Harga emas yang lebih murah mendorong kenaikan permintaan di India. Permintaan emas fisik pekan lalu meningkat. "Para produsen perhiasan lebih nyaman membeli di sekitar harga US$ 1.300. Mereka kembali membeli emas setelah persediaan menipis," kata diler komoditas di Mumbai kepada Reuters. BESTPROFIT

Di kuartal pertama tahun ini, permintaan emas India turun 12% ketimbang periode yang sama tahun lalu menjadi 115,6 ton. Data World Gold Council ini menunjukkan angka permintaan terendah dalam 10 tahun terakhir. Setelah harga turun, permintaan membaik. Pembeli ritel mulai membeli emas untuk pernikahan," kata Harshad Ahmera, pemilik grosir JJ Gold House di Kolkata.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)