Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Segera IPO, Delta Giri Wacana Incar Dana Segar Hingga Rp 1,03 Triliun

 

Perusahaan pupuk dan produk agrokimia, PT Delta Giri Wacana akan melenggang ke bursa saham melalui penawaran umum saham perdana.

Melansir prospektus penawaran umumnya, Senin (2/12), perusahaan menetapkan harga penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) di kisaran Rp 420-Rp 620 per saham.

Delta Giri Wacana menawarkan sebanyak-banyaknya 1.666.666.700 saham dengan nilai nominal Rp 100 atau mewakili maksimal 25% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. 

Alhasil, Delta Giri Wacana berpotensi meraup dana segar sebanyak-banyaknya Rp 1,03 triliun.

Jadwal IPO PT Delta Giri Wacana

  • Perkiraan Masa Penawaran Awal: 2 Desember–16 Desember 2024
  • Tanggal Efektif: 27 Desember 2024
  • Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 2 Januari-8 Januari 2025
  • Tanggal Penjatahan: 8 Januari 2025
  • Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik: 9 Januari 2025
  • Perkiraan Tanggal Pencatatan Saham Pada Bursa Efek Indonesia: 10 Januari 2025

Hasil dana IPO akan digunakan untuk empat hal. Pertama, dana sekitar 54,7% akan disetorkan perusahaan kepada PT Fertilizer Inti Technology dalam bentuk penyertaan modal.

Kedua, dana sekitar 8,9% akan disetorkan perusahaan kepada PT Dharma Guna Wibawa dalam bentuk penyertaan modal yang akan digunakan untuk rencana pembayaran sebagian pokok utang kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT, Bank Maybank Indonesia Tbk dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.

Ketiga, dana berkisar 33,1% digunakan untuk pemenuhan modal kerja untuk pembelian bahan baku pembuatan pestisida dan pembayaran sebagian pokok utang kepada PT Bank UOB Indonesia dan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Keempat, sisa dana dari IPO akan disetorkan perusahaan kepada PT Semesta Alam Sejati dalam bentuk penyertaan modal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini