Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Anindhita Bakrie Jual 1,75 Juta Saham di Ancara (ALII), Raup Dana Segar Rp 656 Juta

 

Komisaris PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), Anindhita Anestya Bakrie menjual 1,75 juta saham kepemilikannya di ALII.

Melansir keterbukaan informasi di BEI, Minggu (1/12), Anindhita melepas kepemilikan sahamnya dengan harga pelaksanaan Rp 375 per saham. Dengan begitu, Anindhita meraup dana segar Rp 656,25 juta.

"Tujuan transaksi, diversifikasi investasi. Status kepemilikan saham, langsung," tulis Director & Corporate Secretary Ancara Logistics Indonesia Aulia dalam keterangan resminya, Senin (2/12).

Anindhita tercatat memiliki jumlah saham sebelum transaksi sebesar 383.353.000 atau setara 2,42%. Nah, setelah transaksi jumlah saham Anindhita di ALII menjadi 381.603.000 atau setara 2,41%.

Sebagai tambahan informasi, ALII memproyeksi bisa mengantongi pendapatan Rp 2 triliun di tahun 2024. Dari sisi bottom line, ALII menargetkan akan mendapatkan Rp 900 miliar di tahun ini.

Sebagai gambaran, ALII membukukan laba bersih sebesar Rp 3,16 miliar per 31 Agustus 2023 atau naik dari periode yang sama pada 2022 sebesar Rp 1,55 miliar. Per Agustus 2023, pendapatan ALII tercatat Rp 662,88 miliar, tumbuh dari posisi yang sama di 2022 sebesar Rp 381,04 miliar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)