Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Anindhita Bakrie Jual 1,75 Juta Saham di Ancara (ALII), Raup Dana Segar Rp 656 Juta

 

Komisaris PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), Anindhita Anestya Bakrie menjual 1,75 juta saham kepemilikannya di ALII.

Melansir keterbukaan informasi di BEI, Minggu (1/12), Anindhita melepas kepemilikan sahamnya dengan harga pelaksanaan Rp 375 per saham. Dengan begitu, Anindhita meraup dana segar Rp 656,25 juta.

"Tujuan transaksi, diversifikasi investasi. Status kepemilikan saham, langsung," tulis Director & Corporate Secretary Ancara Logistics Indonesia Aulia dalam keterangan resminya, Senin (2/12).

Anindhita tercatat memiliki jumlah saham sebelum transaksi sebesar 383.353.000 atau setara 2,42%. Nah, setelah transaksi jumlah saham Anindhita di ALII menjadi 381.603.000 atau setara 2,41%.

Sebagai tambahan informasi, ALII memproyeksi bisa mengantongi pendapatan Rp 2 triliun di tahun 2024. Dari sisi bottom line, ALII menargetkan akan mendapatkan Rp 900 miliar di tahun ini.

Sebagai gambaran, ALII membukukan laba bersih sebesar Rp 3,16 miliar per 31 Agustus 2023 atau naik dari periode yang sama pada 2022 sebesar Rp 1,55 miliar. Per Agustus 2023, pendapatan ALII tercatat Rp 662,88 miliar, tumbuh dari posisi yang sama di 2022 sebesar Rp 381,04 miliar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini