Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2024

Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

BEI Mencabut Suspensi Saham Wijaya Karya (WIKA)

  Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA). BEI mencabut penghentian sementara perdagangan Efek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) di Seluruh Pasar terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek hari Selasa, tanggal 30 April 2024. “Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan Keterbukaan Informasi yang disampaikan Wijaya Karya,” ujar Bursa dalam pengumuman. Asal tahu saja, BEI mengeluarkan pengumuman perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek WIKA pada tanggal 18 Desember 2023. Alasannya, karena keterlambatan pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A. Dalam pengumuman di keterbukaan informasi, Selasa (30/4), ada beberapa pertimbangan mengapa BEI mencabut suspensi saham WIKA. Pertama, Surat Perseroan nomor SE.01.01/A.CORSEC.00267/2024 tanggal 4 April 2024 perihal Penyampaian Hasil RUPSU atas Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun ...

Cuan 15,63% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Bergeming (30 April 2024)

  Selasa (30 April 2024) Harga emas Antam bersertifikat di Logam Mulia sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 1.325.000 per gram. Harga emas buyback  hari ini juga tak berubah dari sebelumnya, masih Rp 1.221.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 104.000 per gram. Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali ( buyback ). Harga emas hari ini yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas Antam dari gerai Logam Mulia. Adapun harga emas buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia. Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 1.325.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 1.221.000 per gram oleh Logam...

Pendapatan dan Laba Bersih Ekalya Purnamasari (ELPI) Kompak Tumbuh Dua Digit

  PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) berhasil mencetak pertumbuhan signifikan pendapatan pada kuartal I-2024. Pendapatan dan laba bersih ELPI kompak tumbuh dua digit.  Melansir laporan keuangan per 31 Maret 2024, ELPI membukukan pendapatan sebesar Rp 300,62 miliar. Ini tumbuh 41,44% secara tahunan atau year on year (YoY) dari Rp 212,55 miliar. Rinciannya pendapatan sewa kapal berkontribusi sebesar Rp 283,35 miliar yang naik 34,61% YoY. Kemudian pendapatan lain-lain mencapai Rp 7,27 miliar yang melesat 253,62% secara tahunan. Dari sisi bottom line , ELPI mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 66,41 miliar, yang berhasil melonjak 56,74% YoY dari Rp 42,37 miliar.  Eka Taniputra, Direktur Utama Ekalya Purnamasari mengatakan peningkatan utilisasi yang lebih tinggi, efisien dan pembaharuan kontrak existing maupun kontrak baru memberikan kontribusi positif di kuartal I-2024.    Kemudian...