Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Yahoo Akui Terjadi Peretasan, Sebanyak 500 Juta Akun Berhasil Dicuri oleh Hacker





PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Beberapa waktu lalu, tersiar kabar mengenai aksi peretasan besar-besaran yang terjadi pada tubuh Yahoo. Dan kini, kabar tersebut telah memperoleh konfirmasi secara langsung dari pihak Yahoo. Dalam pernyataan resminya via Tumblr, Yahoo mengungkapkan kalau sebanyak 500 juta data pengguna berhasil didapatkan oleh pihak peretas.

Dalam pernyataannya itu, Yahoo mengatakan kalau aksi peretasan ini terjadi pada akhir tahun 2014. Mereka pun menuduh kalau aksi peretasan itu merupakan aktivitas yang disponsori oleh lembaga negara. Dari aktivitas peretasan ini, 500 juta data pengguna pun berhasil dibawa lari. Mulai dari data nama lengkap, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, password, serta pertanyaan keamanan yang terenkripsi.

Menurut hasil investigasi yang telah dilakukan oleh Yahoo, peretas tidak memperoleh data-data penting terkait kartu kredit ataupun informasi data bank milik para penggunanya. Data terkait kartu kredit serta bank memang disimpan secara terpisah dan tidak terdampak oleh serangan hacker ini. Selain itu, mereka pun telah menginformasikan kepada para pengguna email Yahoo untuk melakukan penggantian password.

Mereka pun mengimbau kepada para pengguna emailnya untuk berhati-hati kalau menerima email yang mengklaim berasal dari Yahoo. Terlebih email dari Yahoo terkait permasalahan yang satu ini tidak akan meminta kepada para penggunanya untuk meng-klik pada tautan tertentu ataupun meminda data pribadi. Jadi, hati-hatilah para pengguna email Yahoo.

 Permasalahan peretasan ini menjadi serius setelah kabarnya tersebar kencang lewat beberapa media internet. Terlebih Yahoo saat ini tengah dalam proses negosiasi dengan Verizon terkait penjualan core bisnisnya. Tak menutup kemungkinan kalau munculnya kabar tidak sedap ini bakal berdampak negatif terhadap proses negosiasi yang tengah terjadi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025