Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Yahoo Akui Terjadi Peretasan, Sebanyak 500 Juta Akun Berhasil Dicuri oleh Hacker





PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Beberapa waktu lalu, tersiar kabar mengenai aksi peretasan besar-besaran yang terjadi pada tubuh Yahoo. Dan kini, kabar tersebut telah memperoleh konfirmasi secara langsung dari pihak Yahoo. Dalam pernyataan resminya via Tumblr, Yahoo mengungkapkan kalau sebanyak 500 juta data pengguna berhasil didapatkan oleh pihak peretas.

Dalam pernyataannya itu, Yahoo mengatakan kalau aksi peretasan ini terjadi pada akhir tahun 2014. Mereka pun menuduh kalau aksi peretasan itu merupakan aktivitas yang disponsori oleh lembaga negara. Dari aktivitas peretasan ini, 500 juta data pengguna pun berhasil dibawa lari. Mulai dari data nama lengkap, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, password, serta pertanyaan keamanan yang terenkripsi.

Menurut hasil investigasi yang telah dilakukan oleh Yahoo, peretas tidak memperoleh data-data penting terkait kartu kredit ataupun informasi data bank milik para penggunanya. Data terkait kartu kredit serta bank memang disimpan secara terpisah dan tidak terdampak oleh serangan hacker ini. Selain itu, mereka pun telah menginformasikan kepada para pengguna email Yahoo untuk melakukan penggantian password.

Mereka pun mengimbau kepada para pengguna emailnya untuk berhati-hati kalau menerima email yang mengklaim berasal dari Yahoo. Terlebih email dari Yahoo terkait permasalahan yang satu ini tidak akan meminta kepada para penggunanya untuk meng-klik pada tautan tertentu ataupun meminda data pribadi. Jadi, hati-hatilah para pengguna email Yahoo.

 Permasalahan peretasan ini menjadi serius setelah kabarnya tersebar kencang lewat beberapa media internet. Terlebih Yahoo saat ini tengah dalam proses negosiasi dengan Verizon terkait penjualan core bisnisnya. Tak menutup kemungkinan kalau munculnya kabar tidak sedap ini bakal berdampak negatif terhadap proses negosiasi yang tengah terjadi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)