Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Pertemuan OPEC mulai, minyak merangkak naik




PT Bestprofit Futures Pekanbaru - NEW YORK. Harga minyak dunia naik pada Senin, karena produsen-produsen utama memulai pertemuannya membahas cara-cara mendukung pasar yang jatuh. Anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan Rusia dijadwalkan akan bertemu di sela-sela Forum Energi Internasional di Aljazair pada 26-28 September.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November bertambah US$ 1,45 menjadi menetap pada US$ 45,93 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman November naik US$ 1,46 menjadi ditutup pada US$ 47,35 per barel di London ICE Futures Exchange.

Meskipun negara-negara termasuk Arab Saudi telah meremehkan pertemuan tersebut, masih luas harapan bahwa produsen-produsen minyak utama dapat mencapai kesepakatan pemotongan produksi untuk menstabilkan pasar. Penguatan harga pada Senin mengembalikan sebagian besar penurunan dari Jumat, ketika keraguan tentang pembicaraan Aljazair mendorong harga minyak dunia turun.

Kebanyakan ini hanya akan naik dan turun akibat spekulasi tentang apa yang akan terjadi dalam tiga hari ke depan pada pertemuan di Aljazair," kata James Williams di WTRF Ekonomics. Menteri Energi Aljazair Noureddine Boutarfa juga berbicara harapan penuh prospek untuk kesepakatan. OPEC "setuju tentang kebutuhan untuk menstabilkan harga, tinggal kami menemukan format yang menyenangkan semua orang", Boutarfa mengatakan pada Minggu.

Namun, analis memperingatkan bahwa masih ada hambatan utama. "Sementara beberapa anggota OPEC telah membuat suara-suara positif menjelang perundingan, masih ada pertanyaan atas bagaimana efektifitas sebuah perjanjian informal," kata analis Bill Hodder di konsultan berbasis di Inggris, Love Energy. Di mana, "Iran masih belum merespons tawaran Arab Saudi untuk saling membekukan produksi, mungkin menunjukkan bahwa mungkin sulit bagi mereka untuk menyetujui kesepakatan pada Rabu.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)