Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

PT Bpf Pekanbaru : Samsung Bakal Nonaktifkan Galaxy Note 7 Secara Remote Bila Tidak Segera Dikembalikan



PT Bestprofit Futures Pekanbaru - Sebelumnya kami telah melaporkan jika Samsung telah mengkonfirmasi perangkat Galaxy Note 7 terlalu berbahaya, sehingga mereka menariknya dari peredaran negara-negara yang sudah mendapatkan perangkat ini. Kali ini Samsung mengeluarkan peringatan lagi bagi pengguna Galaxy Note 7 di seluruh dunia agar sesegera mungkin mengembalikan perangkat tersebut.

Meski Samsung belum sempat menghadirkan perangkat ini secara resmi di Indonesia, namun jika Anda sudah mendapatkan smartphone ini dari distributor maupaun jika Anda mendapatkannya ketika berada di luar negeri, sebaiknya Anda segera mengembalikan perangkat tersebut ke service center Samsung.

Samsung sekali lagi memperingatkan jika perangkat tersebut sangat berbahaya ketika diaktifkan dan ini juga demi keselamatan pengguna. Selain itu, bagi pengguna yang belum mengembalikan perangkat ini, Samsung kemungkinan akan mematikan secara remote seluruh unit Galaxy Note 7 yang belum dikembalikan, di mana batas akhir pengembalian paling lambat tanggal 30 September 2016.

Ini sudah jelas, jika Anda telah melewati batas akhir pengembalian dan Anda belum juga mengembalikannya, maka keesokan harinya Anda akan mendapati perangkat ini akan nonaktif dan sama sekali tidak bisa dioperasikan, karena Samsung telah mengaktifkan tombol killswitch secara remote.

Salah satu pengguna situs Reddit juga menyampaikan di mana ia mengklaim jika Samsung telah memberikan informasi kepada sejumlah pengguna di negaranya via email mengenai pergantian unit Galaxy Note 7. Beberapa pengguna yang berhasil dihubungi bakal mendapatkan kiriman unit Galaxy Note 7 baru yang dibarengi pula dengan Samsung Gear VR, di mana aksesoris ini juga telah dijanjikan selama masa pre-order, lengkap dengan sebuah paket kiriman pra-bayar yang dapat digunakan untuk mengirimkan Galaxy Note 7 kembali ke Samsung.



Sebelumnya kami telah melaporkan jika Samsung telah mengkonfirmasi perangkat Galaxy Note 7 terlalu berbahaya, sehingga mereka menariknya dari peredaran negara-negara yang sudah mendapatkan perangkat ini. Kali ini Samsung mengeluarkan peringatan lagi bagi pengguna Galaxy Note 7 di seluruh dunia agar sesegera mungkin mengembalikan perangkat tersebut.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/samsung-bakal-nonaktifkan-galaxy-note-7-secara-remote-bila-tidak-segera-dikembalikan/
Sebelumnya kami telah melaporkan jika Samsung telah mengkonfirmasi perangkat Galaxy Note 7 terlalu berbahaya, sehingga mereka menariknya dari peredaran negara-negara yang sudah mendapatkan perangkat ini. Kali ini Samsung mengeluarkan peringatan lagi bagi pengguna Galaxy Note 7 di seluruh dunia agar sesegera mungkin mengembalikan perangkat tersebut.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/samsung-bakal-nonaktifkan-galaxy-note-7-secara-remote-bila-tidak-segera-dikembalikan/
Sebelumnya kami telah melaporkan jika Samsung telah mengkonfirmasi perangkat Galaxy Note 7 terlalu berbahaya, sehingga mereka menariknya dari peredaran negara-negara yang sudah mendapatkan perangkat ini. Kali ini Samsung mengeluarkan peringatan lagi bagi pengguna Galaxy Note 7 di seluruh dunia agar sesegera mungkin mengembalikan perangkat tersebut.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/samsung-bakal-nonaktifkan-galaxy-note-7-secara-remote-bila-tidak-segera-dikembalikan/
Sebelumnya kami telah melaporkan jika Samsung telah mengkonfirmasi perangkat Galaxy Note 7 terlalu berbahaya, sehingga mereka menariknya dari peredaran negara-negara yang sudah mendapatkan perangkat ini. Kali ini Samsung mengeluarkan peringatan lagi bagi pengguna Galaxy Note 7 di seluruh dunia agar sesegera mungkin mengembalikan perangkat tersebut.

Selengkapnya: https://www.beritateknologi.com/samsung-bakal-nonaktifkan-galaxy-note-7-secara-remote-bila-tidak-segera-dikembalikan/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini