Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Turki menggunting proyeksi pertumbuhan dari 5,5% jadi 2,3%



PT BESTPROFIT Turki menggunting proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini dan tahun depan di tengah rencana progam pemulihan ekonomi. Turki menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini 3,8% dan tahun depan 2,3%. 

Data dari bahan presentasi Menteri Keuangan Berat Albayrak ini merosot dari prediksi sebelumnya 5,5%. Sumber Reuters menyebut, Turki memangkas estimasi pertumbuhan meski ada perdebatan soal besaran pemangkasan proyeksi. BEST PROFIT

Turki berupaya menyeimbangkan upaya Presiden Tayyip Erdogan untuk menggenjot ekonomi dan desakan investor untuk mengetatkan ekonomi.Turki sedang berupaya memulihkan kondisi ekonomi, terutama setelah nilai tukar mata uang lira merosot sekitar 40% sepanjang 2018. 

Bank sentral Turki menaikkan suku bunga 625 basis poin untuk mengatasi inflasi dan membatasi penurunan lira lebih dalam. Sejak kenaikan suku bunga, pelemahan lira melambat. Investor ingin melihat pemerintah Turki mengurangi ekspansi ekonomi yang separuhnya dibiayai oleh kredit. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?