Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Gerombolan tawon mengamuk di festival minum anggur, 18 orang terluka



PT BESTPROFIT Amukan tawon-tawon ini menyebabkan 18 orang terluka, 13 diantaranya harus dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.Layanan darurat pun langsung dipanggil ke kota Weingarten setelah beberapa orang di festival itu diserang oleh sekelompok tawon-tawon nakal ini. 

Para petugas dengan tanggap menolong kerumunan massa yang dibuat panik. Diantara petugas penyelamat yang datang, terdapat para spesialis lebah yang dipanggil khusus untuk memastikan sarang mereka dipindahkan dengan benar. BEST PROFIT

Hornet adalah spesies tawon yang dilindungi di Jerman dan sarang mereka hanya dapat dipindahkan dengan persetujuan resmi.Bisa membahayakan serangan lebah dan tawon bisa jadi sangat berbahaya bagi individu yang memiliki reaksi alergi dan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan permasalahan pernapasan. BESTPROFIT

Tidak ada anak-anak yang terluka dalam insiden itu dan tidak ada luka yang dianggap membahayakan nyawa.Festival minum anggur di Jerman biasanya diadakan untuk merayakan minggu-minggu terakhir musim panas. Akibat kejadian ini, seluruh area festival ditutup untuk umum pada Minggu malam. 

Ini bukan kali pertama segerombolan lebah menjadi berita utama di Jerman musim panas ini. Beberapa minggu yang lalu, kelompok pensiunan diserang selama perjalanan naik gunung.
Delapan orang dilaporkan terluka dan membutuhkan perawatan medis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025