Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Sebagian besar bursa Asia tertahan

PT Best Profit Futures Pekanbaru Bursa saham Asia pagi ini dibuka mixed dengan kecenderungan negatif. Hanya indeks Nikkei 225 yang masih tampak menguat. Senin pukul 8.38 WIB, indeks Nikkei menguat 0,52% ke 20.402. Penguatan juga terjadi pada ASX 200 sebesar 0,26% ke level 5.697. Best Profit Pekanbaru

Sedangkan penurunan tajam tampak pada indeks Hang Seng sebesar 1,07% ke 27.588. Indeks Shanghai turun tipis 0,16% ke 3.352. Indeks Taiex pun turun 0,75% ke 10.371. Sementara Kospi tergerus 0,28% ke 2.382. PT Bestprofit Pekanbaru

Di Asia Tenggara, Straits Times masih menguat 0,23% ke 3.227. Sedangkan FTSE Malaysia naik tipis 0,02% ke 1.771,34.Kemenangan awal Kanselir Jerman Angela Merkel dalam pemilihan tidak mampu mendorong pasar saham menguat. Bestprofit Pekanbaru

Kabar pekan lalu yakni penurunan peringkat utang China dan Inggris justru masih terasa di pasar. Hari ini, Thailand akan merilis data perdagangan Agustus. Sedangkan Singapura akan merilis CPI Agustus. Selain kedua data tersebut, sentimen pasar Asia cenderung sepi di tengah kekhawatiran konflik Korea Utara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)