Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Gas Alam Terkoreksi Lebih dari 1% Pasca Menguat Tajam

 

Harga gas alam berjangka AS turun lebih dari 1% menjadi sekitar US$ 3 per MMBtu pada hari Rabu (4/3). Penurunan ini menghentikan reli tiga hari terakhir karena pasar menilai proposal AS untuk melindungi kapal tanker yang berlayar di Selat Hormuz

Seperti dikutip Trading economics, Rabu (4/3), Presiden AS Donald Trump mengatakan US International Development Finance Corporation akan menyediakan asuransi untuk kapal guna membantu menjaga aliran energi dan perdagangan, dengan pengawal angkatan laut siaga jika diperlukan. 

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya gangguan menyusul penutupan jalur air utama ini, yang menangani sekitar 20% perdagangan LNG global, termasuk ekspor utama dari Qatar

Namun, ketidakpastian tetap ada karena saling serang antara AS-Israel vs Iran memasuki hari kelima di wilayah tersebut. 

Sementara itu, wilayah Midwest dan Northeast diperkirakan akan mengalami cuaca terpanas sejak Oktober akhir pekan ini, dengan suhu hingga 25 derajat di atas rata-rata musiman. Perkembangan ini dapat mengurangi permintaan gas alam jangka pendek dan memberikan tekanan ke bawah pada harga gas alam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)