BRI KKB Expo Perluas Akses Kepemilikan Kendaraan, Berlangsung Serentak di 131 Titik

  Setelah berhasil menggelar BRI KKB Expo secara serentak pada 6–10 Juli 2026 di 131 kantor BRI di seluruh Indonesia, BRI akan kembali menggelar BRI KKB Expo secara serentak pada 10–14 Agustus 2026 di 131 kantor BRI di seluruh Indonesia. Melalui expo ini, masyarakat dapat memilih berbagai kendaraan dari beragam merek sekaligus memanfaatkan berbagai promo spesial. Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan bahwa penyelenggaraan BRI KKB Expo menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pembiayaan kendaraan dalam satu lokasi. "BRI KKB Expo menjadi salah satu strategi Perseroan untuk memperkuat bisnis konsumer sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembiayaan kendaraan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi, berkonsultasi, hingga mengajukan pembiayaan secara lebih mudah dalam satu lokasi," ujar Aris. Aris juga menjelaskan antusiasme masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung terlihat sangat positif. “Inter...

Bursa Asia Rebound pada Kamis (5/3) Pagi, Mengekor Kenaikan Wall Street

 

Bursa Asia bergerak rebound pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi, setelah anjlok kemarin. 

Mengutip Bloomberg, pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 naik 2.224,81 poin atau 4,13% ke 56.477,43, Hang Seng naik 335,17 poin atau 1,32% ke 25.583,65, Taiex naik 1.198,91 poin atau 3,65% ke 34.032,03, Kospi naik 577,22 poin atau 11,28% ke 5.668,28, ASX 200 naik 24,99 poin atau 0,28% ke 8.926,10, Straits Times naik 37,61 poin atau 0,79% ke 4.850,96 dan FTSE Malaysia naik 8,46 poin atau 0,50% ke 1.706,68.

Bursa Asia rebound setelah aksi jual kemarin, mengekor rebound di Wall Street yang didorong oleh optimisme data ekonomi

Indeks Kospi melonjak 11%, pulih dari titik terendah dalam sejarah indikator tersebut. Indeks MSCI Asia Pasifik yang lebih luas naik 2,8%.

Kenaikan bursa Asia mengikuti rebound di Wall Street yang didukung reli saham perusahaan teknologi besar

"Saya pikir para pelaku pasar sedang mengamati dan mencoba untuk mengatakan bagaimana ini aan berjalan? Apa tujuan akhirnya?" kata David Solomon, kepala eksekutif Goldman Sachs dalam wawancara dengan Bloomberg TV.

"Seiring dengan bertambahnya informasi yang dimiliki dalam beberapa hari mendatang, satu atau dua minggu mendatang, saya pikir ini akan berdampak pada premi risiko."

Di sisi lain, pasar tetap akan fokus pada minyak, karena lonjakan harga setelah perang Iran mengancam kenaikan inflasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.