Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham ARTO, AUTO, AVIA, dan UNTR Untuk Rabu

 Pada Selasa (27/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,02% atau 1,49 poin ke level 7.285,32 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan IHSG disertai oleh peningkatan volume pembelian. Pergerakan IHSG pun mampu berada di atas MA20.  
Herditya mengatakan, terdapat peluang IHSG akan melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek ke rentang 7.297-7.325. Namun pada label hitam, posisi IHSG sedang berada di awal wave c dari wave (ii) yang berarti IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 7.202-7.234 dahulu.  
“Apabila IHSG tertahan oleh support di 7.197, maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 7.370-7.403 pada label merah,” kata dia dalam risetnya, Selasa (27/2).
Dia mengatakan, support IHSG hari ini berada di level 7.197-7.099 dengan resistance 7.370-7.403.
1. Bank Jago Tbk (ARTO)
ARTO terkoreksi ke 2.550 disertai munculnya volume penjualan, pergerakannya pun masih berada di fase downtrend. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ARTO saat ini sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [c] dari wave 2, sehingga ARTO masih rawan terkoreksi terlebih dahulu.
•    Rekomendasi: Speculative buy
•    Target harga: Rp 2.710 - Rp 2.800
•    Stop loss: Di bawah Rp 2.350
2. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)
AUTO terkoreksi 3,38% ke harga Rp 2.290 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi AUTO masih tertahan oleh MA20. Selama AUTO masih mampu berada di atas Rp 2.140 sebagai stop loss, maka posisi AUTO saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave A dari wave (B).
•    Rekomendasi: Buy on weakness
•    Target harga: Rp 2.470-Rp 2.700
•    Stop loss: Di bawah: Rp 2.140
3. PT Avia Avian Tbk (AVIA)
AVIA terkoreksi 1,82% ke harga Rp 540 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi AVIA masih tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AVIA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [C], sehingga koreksi AVIA akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
•    Rekomendasi: Buy on weakness
•    Target harga: Rp 610 - Rp 695
•    Stop loss: Di bawah Rp 468
4. PT United Tractors Tbk (UNTR)
UNTR menguat 3,70% ke harga Rp 23.850 disertai oleh peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi UNTR diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, sehingga UNTR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
•    Rekomendasi: Buy on weakness
•    Target harga: Rp 24.425-Rp 25.000
•    Stop loss: Di bawah: Rp 23.175

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini