Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Cek Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham ARTO, AUTO, AVIA, dan UNTR Untuk Rabu

 Pada Selasa (27/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,02% atau 1,49 poin ke level 7.285,32 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, penguatan IHSG disertai oleh peningkatan volume pembelian. Pergerakan IHSG pun mampu berada di atas MA20.  
Herditya mengatakan, terdapat peluang IHSG akan melanjutkan penguatannya dalam jangka pendek ke rentang 7.297-7.325. Namun pada label hitam, posisi IHSG sedang berada di awal wave c dari wave (ii) yang berarti IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 7.202-7.234 dahulu.  
“Apabila IHSG tertahan oleh support di 7.197, maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 7.370-7.403 pada label merah,” kata dia dalam risetnya, Selasa (27/2).
Dia mengatakan, support IHSG hari ini berada di level 7.197-7.099 dengan resistance 7.370-7.403.
1. Bank Jago Tbk (ARTO)
ARTO terkoreksi ke 2.550 disertai munculnya volume penjualan, pergerakannya pun masih berada di fase downtrend. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ARTO saat ini sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [c] dari wave 2, sehingga ARTO masih rawan terkoreksi terlebih dahulu.
•    Rekomendasi: Speculative buy
•    Target harga: Rp 2.710 - Rp 2.800
•    Stop loss: Di bawah Rp 2.350
2. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)
AUTO terkoreksi 3,38% ke harga Rp 2.290 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi AUTO masih tertahan oleh MA20. Selama AUTO masih mampu berada di atas Rp 2.140 sebagai stop loss, maka posisi AUTO saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [ii] dari wave A dari wave (B).
•    Rekomendasi: Buy on weakness
•    Target harga: Rp 2.470-Rp 2.700
•    Stop loss: Di bawah: Rp 2.140
3. PT Avia Avian Tbk (AVIA)
AVIA terkoreksi 1,82% ke harga Rp 540 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi AVIA masih tertahan oleh MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AVIA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (B) dari wave [C], sehingga koreksi AVIA akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
•    Rekomendasi: Buy on weakness
•    Target harga: Rp 610 - Rp 695
•    Stop loss: Di bawah Rp 468
4. PT United Tractors Tbk (UNTR)
UNTR menguat 3,70% ke harga Rp 23.850 disertai oleh peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi UNTR diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C, sehingga UNTR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
•    Rekomendasi: Buy on weakness
•    Target harga: Rp 24.425-Rp 25.000
•    Stop loss: Di bawah: Rp 23.175

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)