Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Aplikasi Trading HSB Sebut telah Diunduh Lebih dari 1 Juta Kali

 

Perdagangan pasar valuta asing dan derivatif tetap memberikan kinerja berkilau pada tahun 2021. Pasalnya pasar ini terus bertumbuh pada semester I tahun ini. Bursa Komoditi & Derivatif Indonesia (BKDI/ ICDX) mencatat pertumbuhan kinerja pasar multilateral hingga 57,9 persen pada paruh pertama tahun ini.

Total nilai transaksi mampu menyentuh angka Rp.126 Triliun pada pasar valuta asing dan derivatif. ICDX memprediksikan bahwa pasar masih akan terus berkembang hingga akhir tahun 2021 seiring dengan pemulihan ekonomi diberbagai negara.

Hal tersebut juga berdampak terhadap aplikasi HSB. Aplikasi yang dibesut perusahaan fintech PT Handal Semesta Berjangka (HSB) ini disebut telah memiliki jumlah unduhan lebih dari 1 juta kali.

"Sejak berdirinya kami tetap berpegang pada prinsip berbasis teknologi dan inovasi, serta berkomitmen untuk menjadi perusahaan teknologi di bidang keuangan terkemuka di Indonesia, dengan menyediakan solusi transaksi online yang transparan, fair, berteknologi tinggi," ujar Hendrik Hartono, Direktur Utama HSB dalam keterangannya, Kamis (2/9).

Dilanjutkan Hartono, aplikasi HSB juga memiliki banyak fitur untuk mendukung kebutuhan para nasabah dalam melakukan trading. Pada tahun ini, HSB berhasil meraih penghargaan sebagai “Most Improved Broker of The Year 2021” dari Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).

HSB selalu memprioritaskan keamanan dan kenyamanan nasabah yang akan bertransaksi, oleh karenanya aplikasi HSB sudah memiliki izin usaha resmi dari BAPPEBTI, yang menunjukan legalitas sebuah platform, selaku regulator terkait sehingga memiliki kualifikasi izin usaha sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

HSB juga merupakan anggota dari ASPEBTINDO yang merupakan sebuah asosiasi yang didirikan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan serta memperkuat integritas industry Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia. Berdasarkan pantauan Merdeka.com, aplikasi ini memiliki rating 4.9 dan sudah direview oleh penggunanya sebanyak 59 ribu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)