Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Dunkin Disebut Bakal Dijual ke Inspire Brands Rp129,36 T

 

Dunkin' Brands, perusahaan induk dari Dunkin' dan Baskin-Robbins, dikabarkan bakal dijual.

Selasa (27/10), pembeli merek makanan siap saji itu adalah Inspire Brands, sebuah perusahaan restoran yang mengelola sejumlah merek seperti Arby's, Buffalo Wild Wings, Sonic Drive-In, Jimmy John's, dan Rusty Taco.

Keduanya, dikabarkan sedang dalam diskusi awal untuk proses akuisisi. Kesepakatan potensial ini pertama kali dilaporkan oleh New York Times pada Minggu (25/10).

Dikabarkan oleh New York Times, Inspire akan membeli Dunkin' Brands dengan harga US$106,50 per saham. Transaksi akuisisi itu ditaksir mencapai sekitar US$8,8 miliar atau Rp129,36 triliun (asumsi kurs Rp14.700 per dolar AS).

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh manajemen Dunkin' Brands. Namun, pihak Dunkin' Brands tidak bisa memastikan apakah kesepakatan tersebut bisa tercapai.

"Dunkin' Brands mengonfirmasi telah mengadakan diskusi awal untuk diakuisisi oleh Inspire Brands. Tidak ada kepastian bahwa kesepakatan akan dicapai. Tidak ada pihak yang akan berkomentar lebih lanjut kecuali sampai transaksi disetujui," kata Kepala Komunikasi Dunkin' Brands Karen Raskopf.

Sementara itu, pihak Inspire Brands menolak berkomentar. Perusahaan, yang berbasis di Georgia, AS itu mendapatkan dukungan dari grup ekuitas swasta Roark Capital Group.

 

 

Untuk diketahui, Dunkin' Donuts dan Baskin-Robbins dijual oleh Pernod Ricard SA kepada tiga firma ekuitas swasta yakni Bain Capital, Carlyle Group, dan Thomas H pada 2005 seharga US$2,4 miliar.

Selanjutnya, perusahaan go public pada 2011 dengan kode saham DNKN dan tercatat di indeks composite Nasdaq.

Pada 2018, Dunkin' menghapus nama Donuts untuk memperluas pilihan makanan dan minumannya. Awal tahun ini, Dunkin' mengumumkan penutupan sekitar 800 restoran secara permanen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini