Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah kuat meski terbatas




PT BESTPROFIT Koreksi pada indeks dollar Amerika Serikat (AS) berhasil membuat rupiah mempertahankan penguatan di awal pekan ini. Kemarin, valuasi rupiah di pasar spot menanjak 0,06% ke level Rp 13.660 per dollar AS. Serupa, di kurs tengah Bank Indonesia (BI), mata uang garuda terangkat sebesar 0,08% menjadi Rp 13.659 per dollar AS. 

Sentimen eksternal masih menjadi pendorong utama keperkasaan rupiah. Analis Monex Investindo Futures Faisyal mengatakan, indeks dollar AS mengalami koreksi setelah yield obligasi negeri uak Sam turun. Senin pukul 16.30 WIB, indeks dollar AS terkoreksi 0,29% ke level 89,626. Sedang yield obligasi AS dengan tenor 10 tahun ada di posisi 2,88% pada akhir pekan lalu. BEST PROFIT

Karena itu, Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memprediksikan, rupiah hari ini berpeluang kembali menguat meski terbatas. "Ini teknikal saja karena sepekan lalu rupiah sudah melemah," kata dia. Keunggulan rupiah atas dollar AS belum signifikan, mengingat belum ada data positif dari dalam negeri. BESTPROFIT

Pasar masih menanti data inflasi yang dirilis Kamis (1/3) lusa. Alhasil, David menebak, rupiah hari ini dalam kisaran Rp 13.620–Rp 13.680 per dollar AS. Sementara Faisyal memperkirakan, rupiah bergerak di rentang Rp 13.630–Rp 13.680 per dollar AS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini