Postingan

Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Meneropong Prospek Sektor Saham Energi, Properti hingga Infrastruktur

  Dari 11 sektor saham, tiga sektor saham mencatat koreksi terbesar secara year to date (ytd) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor saham itu antara lain sektor saham energi, properti dan real estate serta infrastruktur. Lalu bagaimana prospek tiga sektor saham itu pada semester II 2026? Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Senin, (13/7/2026), sektor saham energi turun 38,68% secara year to date ke 2.730 hingga penutupan perdagangan saham Jumat, 11 Juli 2026. Lalu disusul sektor saham properti dan real estate melemah 37,46% ke 733,60, dan sektor saham infrastruktur terpangkas 36,05% ke 1.708,19. Head of Research Syailendra Capital, Rizki Jauhari menuturkan, koreksi tajam di sektor energi mencerminkan akumulasi tekanan dari berbagai arah yang menghantam fundamental sektor energi secara bersamaan. Pada semester pertama, ia menuturkan, wacana pembatasan ekspor batu bara menciptakan ketidakpastian besar terhadap volume penjualan dan pendapatan emiten batu bara. “...

DSSA Akuisisi Bali Media Telekomunikasi Rp 4 Triliun, Ini Sumber Dananya

  PT Dian Swastatika Tbk (DSSA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait transaksi afiliasi mengenai akuisisi saham PT Bali Media Telekomunikasi (BMT) melalui anak usaha. Mengutip keterbukaan informasi BEI, ditulis Minggu, (12/7/2026), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk melalui anak usaha PT DSST Mas Gemilang (DSST) dan PT Sinarmas Sukses Sejahtera (SSS) membeli 11.193.772.120 saham dalam PT Bali Media Telekomukasi (BMT) dari PT Infinity Investama (IFI) dan PT Prima Mas Abadi (PMA) senilai Rp 4 triliun. Perseroan menyebutkan tidak melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas transaksi karena transaksi tidak termasuk dalam kategori transaksi yang mensyaratkan persetujuan RUPS yang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku. “Meskipun merupakan transaksi afiliasi, transaksi bukan merupakan transaksi material maupun transaksi benturan kepentingan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI. Berdasarkan laporan keuangan k...

Sentimen Investor Bergeser di Tengah Ketegangan AS-Iran Kembali Meningkat

  Selama sepekan, kinerja harga minyak dunia dan indeks Hang Seng mencatat kenaikan. Sedangkan harga emas dan indeks Nikkei tertekan. Lalu apa saja sentimen yang membayangi investor selama sepekan ini? Dalam sepekan, harga minyak dunia naik 5,24%. Sedangkan indeks Hang Seng menguat 3,53%. Di sisi lain, harga emas turun 1,79% selama sepekan dan indeks Nikkei terperosok 1,7%. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke posisi 5.924. Dalam riset Ashmore Asset Management Indonesia, ditulis Minggu (12/7/2026), pada pekan ini ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah beberapa kapal tanker komersial diserang. Hal itu mendorong AS melancarkan serangan baru terhadap target militer Iran dan menantang peningkatan selera risiko yang terlihat selama beberapa minggu sebelumnya. AS juga mencabut izin sementara yang mengizinkan penjualan minyak Iran dalam jumlah terbatas, sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan, nota kesepahaman sebelu...