Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham 6 Juli 2026

 

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi rawan koreksi pada perdagangan saham Senin, (6/7/2026). IHSG hari ini akan menguji 5.472-5.540. Lalu apa saja strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG naik 2,28% ke posisi 5.875, dan masih didominasi oleh volume pembelian, tetapi penguatannya tertahan oleh moving average (MA)20 harian pada Jumat, 3 Juli 2026.

BACA JUGA:BEI Bakal Kedatangan 2 Emiten Baru Hari Ini

Pada timeframe weekly, IHSG melemah 0,35%, dan masih didominasi oleh tekanan jual.

"Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472-5.540,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksono.

Terkait prediksi IHSG sepekan, Herditya memperkirakan penguatan IHSG sudah mulai terbatas dengan support 5.486 dan resist 6.286. Sejumlah sentimen yang mempengaruhi antara lain rilis data cadangan devisa dan IKK Indonesia. Kemudian neraca dagang dan juga FOMC Minutes.

“ Diperkirakan masih terdapat peluang harga komoditas emas menguat dan investor masih mencermati akan pergerakan nilai tukar yang saat ini masih berada di level psikologis 18.000,” ujar dia.

Ia mengingatkan untuk mencermati skenario merah di mana IHSG sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3. Herditya menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.486,5.317 dan level resistance 6.007, 6.286.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi  mencoba break resistance di 5.900-5.950 dengan target kenaikan di 6.000-6.150. Fanny mengatakan, IHSG akan berada di level support 5.780-5.850 dan level resistance 5.950-6.000.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).

Sedangkan Fanny memilih saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Timah Tbk (TINS), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT BFI Finance Tbk (BFIN), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate