Rekomendasi Saham 6 Juli 2026: BMRI, TINS, BRMS, BFIN, BRIS hingga MDKA

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Senin, (6/7/2026) meski ruang kenaikannya diperkirakan lebih terbatas setelah melonjak 2,28% ke level 5.875 pada penutupan Jumat, 3 Juli 2026. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya? Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana, menuturkan penguatan tersebut didorong kombinasi sentimen global dan domestik yang membaik. "Untuk perdagangan Senin, 6 Juli 2026, IHSG diproyeksikan bergerak di kisaran 5.840-5.950 dengan level 5.900 menjadi area psikologis yang akan diuji," kata Hendra dalam keterangannya, Senin, 6 Juli 2026. Selama indeks mampu bertahan di atas area support 5.830-5.850, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka, didukung ekspektasi suku bunga global yang lebih akomodatif, stabilnya harga minyak dunia, penguatan mata uang regional, serta optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Asia. "Namun setelah reli tajam pada Jumat, tidak tertutup kemungkinan terja...

Bursa Saham Asia Bervariasi, Investor Menanti Risalah Rapat The Fed

 

Bursa saham Asia Pasifik akan bergerak bervariasi pada Senin, (6/7/2026). Pergerakan bursa saham Asia Pasifik yang beragam ini di tengah investor mempertimbangkan kembali investasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Investor juga fokus pada risalah rapat the Federal Reserve (the Fed) pada Juni yang akan dirilis akhir pekan ini.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 di Jepang mendatar pada pembukaan perdagangan. Sementara itu, indeks Topix menguat 0,2%. Indeks Kospi Korea Selatan melompat 0,61%. Di sisi lain, indeks Kosdaq melemah 1%, indeks acuan Australia/ASX 200 melemah 0,23%.

Yen Jepang diperdagangkan pada 161,54 per dolar Amerika Serikat setelah melemah ke level terendah dalam 40 tahun pekan lalu. Won Korea Selatan turun sekitar 0,25% setelah memulai perdagangan 24 jam.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng di Hong Kong di kisaran 23.253, lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 23.350,03.

Di sisi lain, kontrak berjangka di Amerika Serikat bervariasi pada Minggu malam waktu setempat. Kontrak berjangka indeks Dow Jones melemah 28 poin atau 0,1%. Kontrak berjangka S&P 500 menguat 0,4%. Indeks Nasdaq 100 berjangka mendaki 1,3%.

Di wall street pekan lalu, Dow Jones naik hampir 2% pekan lalu, menempatkannya dalam jangkauan 53.000, level yang belum pernah dicapainya. S&P 500 dan Nasdaq Composite juga mencatatkan kenaikan tajam pekan lalu, masing-masing naik 1,8% dan 2,1%.

Kenaikan tersebut terjadi bahkan ketika sektor semikonduktor, kekuatan di balik banyak kenaikan pasar tahun ini, melemah pekan lalu. Investor mengurangi eksposur terhadap produsen chip dan beralih ke sektor lain. ETF Semikonduktor VanEck (SMH) turun 3,2%, menandai pekan kerugian kedua berturut-turut.

"Perluasan rotasi sektor merupakan hal positif yang besar, dengan sektor Keuangan, Kesehatan, dan Industri semuanya ditutup pada rekor tertinggi mingguan baru pekan ini dan lebih dari mengimbangi konsolidasi di sektor Semikonduktor,” Head of Technical Strategy Fundstrat, Mark Newton.

Prediksi Indeks S&P 500

“Meskipun penurunan saham semikonduktor merupakan hambatan jangka pendek yang lebih menguntungkan untuk memiliki saham di sektor lain sementara saham tersebut stabil, hal itu belum berdampak signifikan pada indeks pasar secara keseluruhan,”

Newton memperkirakan S&P 500 akan mencapai 8.000 pada pertengahan Agustus. Indeks acuan tersebut ditutup pekan lalu di 7.483,24, sekitar 7% di bawah angka 8.000.

Para trader pekan ini akan mengalihkan perhatian mereka ke Federal Reserve, dengan risalah rapat Juni, yang pertama dipimpin oleh Ketua baru Kevin Warsh, yang akan dirilis pada Rabu.

Penutupan IHSG 3 Juli 2026

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham Jumat, (3/7/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG ditutup naik 2,28% menjadi 5.875,78. Indeks saham LQ45 bertambah 2,88% menjadi 581,78. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Pada Jumat pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.899,30 dan level terendah 5.805,92. Sebanyak 494 saham menguat sehingga angkat IHSG. 154 saham melemah dan 139 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.382.472 kali dengan volume perdagangan saham 18,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.951.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham industri bertambah 3,61%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham basic menanjak 3,24% dan sektor saham infrastruktur bertambah 2,24%.

Sementara itu, sektor saham energi menanjak 1,56%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 1,49%, sektor saham consumer siklikal menguat 0,83%, dan sektor saham kesehatan melompat 1,01%.

Lalu sektor saham keuangan bertambah 1,37%, sektor saham properti menanjak 1,94%, sektor saham teknologi melambung 1,76% dan sektor saham transportasi terbang 1,65%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)