Postingan

Harga Minyak Rebound, Kebijakan AS ke Venezuela Jadi Kunci

  Harga minyak rebound pada perdagangan Kamis (8/1/2026) pagi, setelah anjlok kemarin. Pukul 07.20 WIB, harga minyak West Texas Intermediate ( WTI ) untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange berada di level US$ 56,32 per barel, naik 0,59% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 55,99 per barel. Mengutip Bloomberg , harga minyak naik karena para pedagang mencerna lebih banyak langkah dari AS terkait Venezuela , termasuk rencana untuk mengontrol penjualan minyak di masa mendatang tanpa batas waktu, dan penyitaan dua kapal tanker yang dikenai sanksi. Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan, awalnya AS akan menawarkan minyak mentah yang disimpan, dan kemudian menjual pasokan Venezuela. Departemen Energi mengatakan minyak sedang dipasarkan. Perusahaan minyak negara Venezuela dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa mereka sedang bernegosiasi dengan Washington mengenai penjualan minyak mentah melalui kerangka kerja yang mirip dengan kesepakatan den...

Bitcoin Pasca-Halving: Ujian Terakhir 2025, Mampukah Hijau?

  Bitcoin masih membutuhkan reli sekitar 6,24% agar mampu menutup tahun 2025 di zona hijau. Harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di kisaran US$ 87.747, masih di bawah harga pembukaan awal tahun sekitar US$ 93.374. Dengan kondisi tersebut, Bitcoin harus menguat setidaknya 6,24% dalam beberapa hari terakhir perdagangan 2025 agar dapat menutup tahun dengan kinerja positif. “Masih ada tiga hari bagi Bitcoin untuk pulih dan menutup tahun di zona hijau. Jika tidak, ini akan menjadi tahun pasca- halving pertama Bitcoin yang ditutup melemah,” ujar analis kripto Alex Puckrin dilansir dari Cointelegraph pada Senin (29/12/2025). Sebelumnya, banyak analis memproyeksikan harga Bitcoin mampu mencapai US$ 180.000–US$ 250.000 pada 2025. Namun, realisasinya jauh dari ekspektasi. Bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di atas US$ 125.000 pada Oktober, sebelum reli tersebut terhenti akibat gejolak pasar global yang memicu aksi jual di pasar kripto. Sejak menyentuh pun...

IHSG Masih Wait and See Senin (29/12), Simak Rekomendasi Saham GPRA, HRTA, dan TEBE

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,55% ke level 8.537 dengan net foreign sell sebesar Rp238,83 miliar pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Tekanan jual meningkat seiring mendekati libur panjang Natal dan Tahun Baru yang berdampak pada penurunan likuiditas transaksi di pasar saham. Secara teknikal pada time frame (TF) 1 jam, IHSG membentuk pola descending triangle dengan area support di level 8.515 dan resistance di kisaran 8.560. Dalam Sajian Pagi Menu Trading BRI Danareksa Sekuritas ( Sapa Mentari ) edisi Senin (29/12/2025), minimnya katalis global maupun domestik membuat pergerakan IHSG masih cenderung wait and see . Rekomendasi Saham GPRA – Buy on Breakout Pergerakan saham GPRA berpotensi membentuk pola cup and handle apabila mampu menembus level neckline di 142. Jika berhasil breakout , target resistance terdekat berada di kisaran 151–161. HRTA – Buy Saham HRTA masih berada dalam tren bullish , sejalan dengan kenaikan harga em...

8 Emiten Bagikan Dividen Saham Awal 2026, Cum Date Dimulai Hari Ini (29/12)

  Pasar saham di Bursa Efek Indonesia ( BEI ) kembali beroperasi hari ini, Senin 29 Desember 2025 usai libur panjang perayaan Natal 2025 . Investor pemburu dividen harus ingat, sejumlah emiten saham yang akan membayar dividen pada awal Januari 2026 memasuki jadwal cum date mulai hari ini (29/12).  Cum date adalah periode suatu saham memiliki hak pembayaran dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen, harus memiliki saham tersebut paling lambat saat cum date. Emiten-emiten pembayar dividen Januari 2026 berasal dari berbagai sektor, mulai dari pertambangan , perbankan , jasa kepelabuhanan , perhotelan , kesehatan , hingga industri baja . Pembagian dividen interim ini didasarkan pada kinerja keuangan tahun buku 2025 serta keputusan Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris masing-masing perseroan. Mayoritas jadwal cum dividen hingga pembayaran dividen jatuh pada akhir Desember 2025 hingga Januari 2026. Bagi investor, informasi cum date pasar re...